<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2052899096047364458</id><updated>2011-12-31T00:06:05.680-08:00</updated><category term='fahri'/><category term='Haikal'/><title type='text'>Belajar Yuk!</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://mhaikal.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2052899096047364458/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mhaikal.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Fahri Muhammad Haikal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03368401102783526049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://3.bp.blogspot.com/-5vW2y47sE20/Tv7BNgFMIKI/AAAAAAAAAEs/NNaXTlVGnUE/s220/Prussia%2B2.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>13</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2052899096047364458.post-842995361855844613</id><published>2010-12-13T02:15:00.001-08:00</published><updated>2010-12-18T02:30:03.952-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Haikal'/><title type='text'>Matematikawan Dunia</title><content type='html'>&lt;div class="story"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: separate; color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: 16px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #212121; font-family: Arial; font-size: 13px;"&gt;&lt;div style="color: white; line-height: 20px; margin-bottom: 1.8em;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;Rene Descartes&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; line-height: 20px; margin-bottom: 1.8em;"&gt;Rene  Decartes dikenal sebagai ahli filsafat modern pertama yang besar. Ia  juga penemu biologi modern, ahli fisika, dan matematikawa.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; line-height: 20px; margin-bottom: 1.8em;"&gt;Descartes  lahir di Touraine, Perancis, putra seorang ahli hukum, yang lumayan  kekayaannya. Ayahnya mengirim dia ke sekolah Jesuit pada umur delapan  tahun. Karena kesehatannya yang kurang baik, Descartes diizinkan  menghabiskan waktu paginya belajar di tempat tidur, suatu kebiasaan yang  dipandangnya berguna sehingga dilanjutkannya sepanjang hidupnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; line-height: 20px; margin-bottom: 1.8em;"&gt;Pada  umur 20 tahun ia mendapat gelar sarjana hukum (dapat dibayangkan  seorang SH yang juga ahli matematika) dan selanjutnya menjalani  kehidupan seorang yang terhormat, menjalani dinas militer beberapa tahun  dan tinggal beberapa waktu di Paris dan kemudian di Belanda. ia pergi  ke Swedia diundang untuk mengajari Ratu Christina dimana ia meninggal  karena pneumonia pada tahun 1650.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; line-height: 20px; margin-bottom: 1.8em;"&gt;Descartes  menyelidiki suatu metode berpikir yang umum yang akan memberikan  pertalian pada pengetahuan dan menuju dalam ilmu-ilmu. Penyelidikan itu  mengantarnya pada matematika yang ia simpulkan sebagai sarana  pengembangan kebenaran di segala bidang. Karya matematikanya yang paling  berpengaruh adalah La Geometrie, yang diterbitkan tahun 1637. Di  dalamnya ia mencoba suatu penggabungan dari geometri tua dan patut  dimuliakan dengan aljabar yang masih bayi pada waktu itu. Bersama dengan  seorang Perancis lainnya, Pierre Fermat (1601-1665), ia diberi pujian  dengan gabungan tersebut yang saat ini kita sebut sebagai geomtri  analitik, atau geometri koordinat. Pengembangan lengkap kalkulus tidak  mungkin ada tanpa dia.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; line-height: 20px; margin-bottom: 1.8em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; line-height: 20px; margin-bottom: 1.8em;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;Augustin Louis Cauchy&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; line-height: 20px; margin-bottom: 1.8em;"&gt;Lahir  di Paris dan dididik di Ecole Polytechnique. Karena kesehatan yang  buruk ia dinasihati untuk memusatkan pikiran pada matematika. Selama  karirnya, ia menjabat mahaguru di Ecole Polytechnique, Sorbonne, dan  College de France. Sumbangan-sumbangan matematisnya cemerlang dan  mengejutkan dalam jumlahnya. Produktivitasnya sangat hebat sehingga  Academy Paris memilih untuk membatasi ukuran makalahnya dalam majalah  ilmiah untuk mengatasi keluaran dari Cauchy.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; line-height: 20px; margin-bottom: 1.8em;"&gt;Cauchy  seorang pemeluk Katolik saleh dan pengikut raja yang patuh. Dengan  menolak bersumpah setia kepada pemerintah Perancis yang berkuasa dalam  tahun 1830, ia mengasingkan diri ke Italia untuk beberapa tahun dan  mengajar di beberapa tahun dan mengajar di beberapa institut keagamaan  di Paris sampai kesetiaan dihapuskan setelah revolusi 1848.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; line-height: 20px; margin-bottom: 1.8em;"&gt;Cauchy  mempunyai perhatian luas. Ia mencintai puisi dan mengarang suatu naskah  dalam ilmu persajakan bahasa Yahudi. Keimanannya dalam beragama  mengantarnya mensponsori kerja sosial untuk ibu-ibu tanpa nikah dan  narapidana.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; line-height: 20px; margin-bottom: 1.8em;"&gt;Walaupun  kalkulus diciptakan pada akhir abad ke 17, dasar-dasarnya tetap kacau  dan berantakan sampai Cauchy dan rekan sebayanya (Gauss, Abel, dan  Bolzano) mengadakan ketelitian baku. Kepada Cauchy kita berhutang  pemikiran pemberian dasar kalkulus pada definisi yang jelas dari konsep  limit. Semua buku ajar modern mengikuti, paling sedikit dalam intinya,  penjelasan kalkulus yang terinci oleh Cauchy.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; line-height: 20px; margin-bottom: 1.8em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; line-height: 20px; margin-bottom: 1.8em;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;Gottfried Wilhelm Leibniz&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; line-height: 20px; margin-bottom: 1.8em;"&gt;Leibniz  adalah seorang jenius universal, seorang pakar dalam hukum, agama,  filsafat, kesusasteraan, politik, geologi, sejarah, dan matematika.  Lahir di Leipzig, Jerman, ia mendaftar di universitas Leipzig dan  menggondol doktor dari universitas Altdorf. Seperti Descartes, yang  karyanya ia pelajari, Leibniz mencari suatu metode universal dengan mana  ia dapat memperoleh pengetahuan dan memahami kesatuan sifat-sifat  dasarnya. Salah satu keinginan besarnya adalah mendamaikan keyakinan  Katolik dan Prostestan.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; line-height: 20px; margin-bottom: 1.8em;"&gt;Bersama  dengan Isacc Newton, ia membagi penghargaan untuk penemuan kalkulus.  Masalah prioritas menyebabkan pertentangan yang tidak henti-hentinya  antara pengikut dua orang besar ini, satu Inggris, yang lainnya Jerman.  Sejarah menjadi hakim bahwa Newton lah yang pertama mempunyai pemikiran  utama (1665-1666), tetapi bahwa Leibniz menemukan mereka secara  tersendiri selama tahun 1673-1676. Dengan kebesarannya itupun, Leibniz  tidak menerima kehormatan seperti yang dicurahkan pada Newton. Ia  meninggal sebagai orang kesepian, pemakamannya hanya dihadiri seorang  pelayat yaitu sekretarisnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; line-height: 20px; margin-bottom: 1.8em;"&gt;Mungkin  Leibniz lah pencipta lambang-lambang matematika terbesar. Kepadanya  kita berhutang nama-nama kalkulus diferensial dan kalkulus integral,  sama halnya seperti lambang baku dy/dx dan&lt;span class="Apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman;"&gt;∫&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  untuk turunan dan integral. Istilah fungsi dan penggunaan secara  konsisten dari = untuk kesamaan merupakan sumbangan-sumbangan lainnnya.  Kalkulus berkembang jauh lebih cepat di daratan Eropa daripada di  Inggris, sebagian besar disebabkan oleh keunggulan perlambangannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; line-height: 20px; margin-bottom: 1.8em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; line-height: 20px; margin-bottom: 1.8em;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;Isaac Newton&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; line-height: 20px; margin-bottom: 1.8em;"&gt;Lahir  dari keluarga petani Inggris pada tahun 1642, Isaac Newton sebagai  pemuda remaja memperlihatkan sedikit harapan akademik. Ia bosan dengan  sekolah, lebih senang&amp;nbsp; membuat layangan, roda air, jam, dan perkakas  lain. Seorang paman pertama kali mengenali bakat luar biasa anak  tersebut; ia membujuk ibu Newton untuk memberangkatkan Newton ke Trinity  College dari Universitas Cambrigde. Disana ia kena pengaruh Isaac  Barrow, seorang pakar ilmu agama dan mahaguru matematika. Barrow melihat  di dalam diri Newton kemampuan yang lebih besar daripada dirinya dan  menyerahkan kemahaguruannya kepada Newton pada umur Newton hanya 26.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; line-height: 20px; margin-bottom: 1.8em;"&gt;Sebelum  itu, sesaat setelah diwisuda dari trinity, Newton pergi pulang untuk  menghindari wabah penyakit pes 1664-1665. Selama 18 bulan, sejak Januari  1665, ia menekuni masalah-masalah matematika dan ilmu yang terkemuka.  Tidak terdapat kejeniusan yang dapat dibandingkan penuh dalam sejarah  ilmu. Dalam waktu singkat tersebut, Newton menemukan teorema binomial  umum, elemen dari kalkulus diferensial maupun integral, teori  warna-warna, dan hukum gravitasi universal. Lagrange memuji bahwa Newton  lah jenius terbesar yang pernah hidup dan yang paling mujur, karena  hanya sekali sistem semesta dapat dikembangkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; line-height: 20px; margin-bottom: 1.8em;"&gt;Sama  seperti banyak ilmuwan sebayanya, Newton adalah sorang pemeluk agama  yang saleh dan dikatakan telah memberikan waktu yang sama banyaknya  untuk mempelajari Injil dan untuk matematika. Ia meninggal sebagai  seorang terhormat pada usia 85 dan dimakamkan dengan kebesaran bangsanya  di Westminster Abbey.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; line-height: 20px; margin-bottom: 1.8em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; line-height: 20px; margin-bottom: 1.8em;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;Bernhard Riemann&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; line-height: 20px; margin-bottom: 1.8em;"&gt;Bernhard  Riemann menerima pendidikan dini dari ayahnya, seorang pendeta  Protestan Jerman. Pada waktu ia memasuki pendidikan tinggi tahun 1846,  maksudnya adalah untuk mempelajari ilmu agama dan ilmu bahasa. Beruntung  untuk dunia matematika, ia memilih Universitas Gottingen, yang telah  dan selama 100 tahun berikutnya tetap merupakan pusat matematika dunia.  Di sana ia kena pengaruh W. E. Weber, seorang fisikawan kelas satu dan  Karl F. Gauss, matematikawan terbesar saat itu. Seseorang tidak perlu  menginginkan guru yang lebih baik. Pada tahun 1851 ia menerima Ph.D nya  di bawah Gauss, setelah itu ia tinggal di Gottingen untuk mengajar. Ia  meninggal kaarena TBC, 15 tahun kemudian.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; line-height: 20px; margin-bottom: 1.8em;"&gt;Hidupnya  singkat, hanya 39 tahun. Ia tidak mempunyai waktu untuk menghasilkan  karya matematika sebanyak yang dihasilkan Cauchy atau Euler. Tetapi  karyanya mengagumkan untuk kualitas dan kedalamannya. Makalah-makalah  maatematisnya menetapkan arah baru dalam teori fungsi kompleks  memprakarsai studi mendalam dari apa yang sekarang ini disebut topologi,  dan dalam geometri memulai perkembangan yang memuncak 50 tahun kemudian  dalam teori relativitas Einstein.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; line-height: 20px; margin-bottom: 1.8em;"&gt;Kita  asosiasikan Reimann dengan bab ini, karena walaupun Newton dan Leibniz  keduanya mempunyai ssuatu versi tentang integral dan mengetahui Teorema  Dasar dari kalkulus integral, Riemannlah yang memberi kita definisi  modern tentang integral tentu. Untuk menghormatinya, disebut integral  Riemann.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; line-height: 20px; margin-bottom: 1.8em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; line-height: 20px; margin-bottom: 1.8em;"&gt;Pustaka : Kalkulus dan Geometri Analitis (Edwin J Purceell-Dale Varberg)&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; line-height: 20px; margin-bottom: 1.8em;"&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/5103539/master.math.pre-calculus.and.geometry.ebook-een.pdf.html"&gt;Pre Aljabar and Geometri&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2052899096047364458-842995361855844613?l=mhaikal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mhaikal.blogspot.com/feeds/842995361855844613/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mhaikal.blogspot.com/2010/12/matematikawan-dunia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2052899096047364458/posts/default/842995361855844613'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2052899096047364458/posts/default/842995361855844613'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mhaikal.blogspot.com/2010/12/matematikawan-dunia.html' title='Matematikawan Dunia'/><author><name>Fahri Muhammad Haikal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03368401102783526049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://3.bp.blogspot.com/-5vW2y47sE20/Tv7BNgFMIKI/AAAAAAAAAEs/NNaXTlVGnUE/s220/Prussia%2B2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2052899096047364458.post-601841912288821901</id><published>2010-11-23T05:18:00.000-08:00</published><updated>2010-11-23T05:18:01.484-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Haikal'/><title type='text'>Eling-Eling Umat</title><content type='html'>Eling-Eling Umat&lt;br /&gt;Muslimin muslimat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hayu urang berjamaah sholat , sholat.. , sholat...&lt;br /&gt;eta kawajiban keur urang di dunya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pibekeleun jaga&lt;br /&gt;Urang di aherat&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2052899096047364458-601841912288821901?l=mhaikal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mhaikal.blogspot.com/feeds/601841912288821901/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mhaikal.blogspot.com/2010/11/eling-eling-umat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2052899096047364458/posts/default/601841912288821901'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2052899096047364458/posts/default/601841912288821901'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mhaikal.blogspot.com/2010/11/eling-eling-umat.html' title='Eling-Eling Umat'/><author><name>Fahri Muhammad Haikal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03368401102783526049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://3.bp.blogspot.com/-5vW2y47sE20/Tv7BNgFMIKI/AAAAAAAAAEs/NNaXTlVGnUE/s220/Prussia%2B2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2052899096047364458.post-1667237809446047788</id><published>2010-11-21T01:25:00.000-08:00</published><updated>2010-11-21T01:26:41.084-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Haikal'/><title type='text'>Peristiwa Rengasdengklok</title><content type='html'>&lt;b&gt;Peristiwa Rengasdengklok&lt;/b&gt; adalah peristiwa dimulai dari "penculikan" yang dilakukan oleh sejumlah pemuda (a.l. &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Soekarni" title="Soekarni"&gt;Soekarni&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wikana" title="Wikana"&gt;Wikana&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Chaerul_Saleh" title="Chaerul Saleh"&gt;Chaerul Saleh&lt;/a&gt; dari perkumpulan "&lt;i&gt;&lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Menteng_31&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Menteng 31 (halaman belum tersedia)"&gt;Menteng 31&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;" terhadap &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Soekarno" title="Soekarno"&gt;Soekarno&lt;/a&gt; dan &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hatta" title="Hatta"&gt;Hatta&lt;/a&gt;. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 16 Agustus 1945 pukul 04.00. WIB, Soekarno dan Hatta dibawa ke &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rengasdengklok" title="Rengasdengklok"&gt;Rengasdengklok&lt;/a&gt;, &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Karawang" title="Karawang"&gt;Karawang&lt;/a&gt;,  untuk kemudian didesak agar mempercepat proklamasi kemerdekaan Republik  Indonesia,sampai dengan terjadinya kesepakatan antara golongan tua yang  diwakili Soekarno dan Hatta serta Mr. &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Achmad_Subardjo" title="Achmad Subardjo"&gt;Achmad Subardjo&lt;/a&gt; dengan golongan muda tentang kapan proklamasi akan dilaksanakan.&lt;br /&gt;Menghadapi desakan tersebut, Soekarno dan Hatta tetap tidak berubah  pendirian. Sementara itu di Jakarta, Chairul dan kawan-kawan telah  menyusun rencana untuk merebut kekuasaan. Tetapi apa yang telah  direncanakan tidak berhasil dijalankan karena tidak semua anggota &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/PETA" title="PETA"&gt;PETA&lt;/a&gt; mendukung rencana tersebut.&lt;br /&gt;Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia rencananya akan dibacakan Bung Karno dan Bung Hatta pada hari Jumat, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/17_Agustus" title="17 Agustus"&gt;17 Agustus&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1945" title="1945"&gt;1945&lt;/a&gt;  di lapangan IKADA(yang sekarang telah menjadi lapangan Monas) atau di  rumah Bung Karno di Jl.Pegangsaan Timur 56. Dipilih rumah Bung Karno  karena di lapangan IKADA sudah tersebar bahwa ada sebuah acara yang akan  diselenggarakan, sehingga tentara-tentara jepang sudah berjaga-jaga,  untuk menghindari kericuhan, antara penonton-penonton saat terjadi  pembacaan teks proklamasi, dipilihlah rumah Soekarno di jalan Pegangsaan  Timur No.56. Teks Proklamasi disusun di Jakarta, bukan di  Rengasdengklok, bukan di rumah seorang Tionghoa, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Djiaw_Kie_Siong" title="Djiaw Kie Siong"&gt;Djiaw Kie Siong&lt;/a&gt;  yang diusir dari rumahnya oleh anggota PETA agar dapat ditempati oleh  "rombongan dari Jakarta". Naskah teks proklamasi di susun di rumah  Laksamana Muda Maeda di Jakarta, bukan di Rengasdengklok. &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bendera_Merah_Putih" title="Bendera Merah Putih"&gt;Bendera Merah Putih&lt;/a&gt; sudah dikibarkan para pejuang di Rengasdengklok pada Rabu tanggal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/16_Agustus" title="16 Agustus"&gt;16 Agustus&lt;/a&gt;, sebagai persiapan untuk proklamasi kemerdekaan Indonesia.&lt;br /&gt;Karena tidak mendapat berita dari Jakarta, maka &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Jusuf_Kunto&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Jusuf Kunto (halaman belum tersedia)"&gt;Jusuf Kunto&lt;/a&gt; dikirim untuk berunding dengan pemuda-pemuda yang ada di Jakarta. Namun sesampainya di Jakarta, Kunto hanya menemui &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wikana" title="Wikana"&gt;Wikana&lt;/a&gt; dan Mr. &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Achmad_Soebardjo" title="Achmad Soebardjo"&gt;Achmad Soebardjo&lt;/a&gt;, kemudian Kunto dan Achmad Soebardjo ke Rangasdengklok untuk menjemput Soekarno, Hatta, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Fatmawati" title="Fatmawati"&gt;Fatmawati&lt;/a&gt; dan &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Guntur" title="Guntur"&gt;Guntur&lt;/a&gt;.  Achmad Soebardjo mengundang Bung Karno dan Hatta berangkat ke Jakarta  untuk membacakan proklamasi di Jalan Pegangsaan Timur 56. Pada tanggal  16 tengah malam rombongan tersebut sampai di Jakarta.&lt;br /&gt;Keesokan harinya, tepatnya tanggal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/17_Agustus" title="17 Agustus"&gt;17 Agustus&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1945" title="1945"&gt;1945&lt;/a&gt; pernyataan proklamasi dikumandangkan dengan &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Teks_proklamasi_Kemerdekaan_Indonesia" title="Teks proklamasi Kemerdekaan Indonesia"&gt;teks proklamasi Kemerdekaan Indonesia&lt;/a&gt; yang diketik oleh &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sayuti_Melik&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Sayuti Melik (halaman belum tersedia)"&gt;Sayuti Melik&lt;/a&gt; menggunakan mesin ketik yang "dipinjam" (tepatnya sebetulnya diambil) dari kantor Kepala Perwakilan Angkatan Laut &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jerman" title="Jerman"&gt;Jerman&lt;/a&gt;, Mayor (Laut) Dr. Hermann Kandeler.&lt;br /&gt;&lt;h2&gt;&lt;span class="mw-headline" id="Latar_belakang" style="font-size: large;"&gt;Latar belakang&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;Pada waktu itu Soekarno dan Moh. Hatta, tokoh-tokoh menginginkan agar proklamasi dilakukan melalui &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/PPKI" title="PPKI"&gt;PPKI&lt;/a&gt;,  sementara golongan pemuda menginginkan agar proklamasi dilakukan  secepatnya tanpa melalui PPKI yang dianggap sebagai badan buatan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jepang" title="Jepang"&gt;Jepang&lt;/a&gt;.  Selain itu, hal tersebut dilakukan agar Soekarno dan Moh. Hatta tidak  terpengaruh oleh Jepang. Para golongan pemuda khawatir apabila  kemerdekaan yang sebenarnya merupakan hasil dari perjuangan bangsa  Indonesia, menjadi seolah-olah merupakan pemberian dari Jepang.&lt;br /&gt;Sebelumnya golongan pemuda telah mengadakan suatu perundingan di salah satu lembaga bakteriologi di &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pegangsaan_Timur&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Pegangsaan Timur (halaman belum tersedia)"&gt;Pegangsaan Timur&lt;/a&gt; &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jakarta" title="Jakarta"&gt;Jakarta&lt;/a&gt;, pada tanggal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/15_Agustus" title="15 Agustus"&gt;15 Agustus&lt;/a&gt;.  Dalam pertemuan ini diputuskan agar pelaksanaan kemerdekaan dilepaskan  segala ikatan dan hubungan dengan janji kemerdekaan dari Jepang. Hasil  keputusan disampaikan kepada Ir. Soekarno pada malam harinya tetapi  ditolak Soekarno karena merasa bertanggung jawab sebagai ketua PPKI.&lt;br /&gt;&lt;h2&gt;&lt;span class="mw-headline" id="Para_Pemuda_Pejuang_di_Rengasdengklok" style="font-size: large;"&gt;Para Pemuda Pejuang di Rengasdengklok&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;Beberapa orang pemuda yang terlibat dalam peristiwa Rengasdengklok ini antara lain:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Soekarni" title="Soekarni"&gt;Soekarni&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jusuf Kunto&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Chaerul_Saleh" title="Chaerul Saleh"&gt;Chaerul Saleh&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Shodancho&lt;/i&gt; Singgih, perwira &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/PETA" title="PETA"&gt;PETA&lt;/a&gt; dari &lt;i&gt;Daidan&lt;/i&gt; I Jakarta sebagai pimpinan rombongan penculikan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Shodancho&lt;/i&gt; Sulaiman&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Chudancho&lt;/i&gt; Dr. Soetjipto&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Chudancho&lt;/i&gt; Subeno sebagai pemimpin &lt;i&gt;Cudan&lt;/i&gt; Rengasdengklok (setingkat kompi). &lt;i&gt;Chudan&lt;/i&gt; Rengasdengklok memiliki 3 buah &lt;i&gt;Shodan (setingkat pleton)&lt;/i&gt; yaitu &lt;i&gt;Shodan&lt;/i&gt; 1 dipimpin &lt;i&gt;Shodancho&lt;/i&gt; Suharjana, &lt;i&gt;Shodan&lt;/i&gt; 2 dimpimpin &lt;i&gt;Shodancho&lt;/i&gt; Oemar Bahsan dan &lt;i&gt;Shodan&lt;/i&gt; 3 dipimpin &lt;i&gt;Shodancho&lt;/i&gt; Affan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Honbu&lt;/i&gt; (staf) yang dipimpin oleh &lt;i&gt;Budancho&lt;/i&gt; Martono.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;h2&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="mw-headline" id="Para_Pemuda_Pejuang_di_Rengasdengklok"&gt;Sumber:&amp;nbsp; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Peristiwa_Rengasdengklok"&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Peristiwa_Rengasdengklok&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2052899096047364458-1667237809446047788?l=mhaikal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mhaikal.blogspot.com/feeds/1667237809446047788/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mhaikal.blogspot.com/2010/11/peristiwa-rengasdengklok.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2052899096047364458/posts/default/1667237809446047788'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2052899096047364458/posts/default/1667237809446047788'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mhaikal.blogspot.com/2010/11/peristiwa-rengasdengklok.html' title='Peristiwa Rengasdengklok'/><author><name>Fahri Muhammad Haikal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03368401102783526049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://3.bp.blogspot.com/-5vW2y47sE20/Tv7BNgFMIKI/AAAAAAAAAEs/NNaXTlVGnUE/s220/Prussia%2B2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2052899096047364458.post-6998880436827190863</id><published>2010-10-28T06:13:00.001-07:00</published><updated>2010-10-28T06:13:55.209-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Haikal'/><title type='text'>SOEMPAH PEMOEDA</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;div align="center" class="style1"&gt;  &lt;span class="style2"&gt;SOEMPAH PEMOEDA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pertama :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE, TANAH AIR INDONESIA&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="style1"&gt;  &lt;strong&gt;Kedua :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA, MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE, BANGSA INDONESIA&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="style1"&gt;  &lt;strong&gt;Ketiga :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGJOENJOENG BAHASA PERSATOEAN, BAHASA INDONESIA&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="style1"&gt;  Djakarta, 28 Oktober 1928&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="style1"&gt;  &amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="style1" style="text-align: justify;"&gt;  Teks Soempah Pemoeda dibacakan pada waktu Kongres Pemoeda yang diadakan di&lt;br /&gt;Waltervreden (sekarang Jakarta) pada tanggal 27 - 28 Oktober 1928 1928.&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="style1" style="text-align: justify;"&gt;  Panitia Kongres Pemoeda terdiri dari :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  Ketua : Soegondo Djojopoespito (PPPI)&lt;br /&gt;Wakil Ketua : R.M. Djoko Marsaid (Jong Java)&lt;br /&gt;Sekretaris : Mohammad Jamin (Jong Sumateranen Bond)&lt;br /&gt;Bendahara : Amir Sjarifuddin (Jong Bataks Bond)&lt;br /&gt;Pembantu I : Djohan Mohammad Tjai (Jong Islamieten Bond)&lt;br /&gt;Pembantu II : R. Katja Soengkana (Pemoeda Indonesia)&lt;br /&gt;Pembantu III : Senduk (Jong Celebes)&lt;br /&gt;Pembantu IV : Johanes Leimena (yong Ambon)&lt;br /&gt;Pembantu V : Rochjani Soe'oed (Pemoeda Kaoem Betawi)&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="style1"&gt;  Peserta :&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="style1"&gt;  &lt;ol&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Abdul Muthalib Sangadji&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Purnama Wulan&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Abdul Rachman&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Raden Soeharto&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Abu Hanifah&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Raden Soekamso&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Adnan Kapau Gani&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Ramelan&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Amir (Dienaren van Indie)&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Saerun (Keng Po)&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Anta Permana&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Sahardjo&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Anwari&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Sarbini&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Arnold Manonutu&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Sarmidi Mangunsarkoro&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Assaat&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Sartono&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Bahder Djohan&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     S.M. Kartosoewirjo&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Dali&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Setiawan&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Darsa&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Sigit (Indonesische Studieclub)&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Dien Pantouw&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Siti Sundari&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Djuanda&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Sjahpuddin Latif&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Dr.Pijper&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Sjahrial (Adviseur voor inlandsch Zaken)&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Emma Puradiredja&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Soejono Djoenoed Poeponegoro&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Halim&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     R.M. Djoko Marsaid&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Hamami&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Soekamto&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Jo Tumbuhan&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Soekmono&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Joesoepadi&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Soekowati (Volksraad)&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Jos Masdani&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Soemanang&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Kadir&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Soemarto&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Karto Menggolo&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Soenario (PAPI &amp;amp; INPO)&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Kasman Singodimedjo&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Soerjadi&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Koentjoro Poerbopranoto&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Soewadji Prawirohardjo&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Martakusuma&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Soewirjo&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Masmoen Rasid&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Soeworo&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Mohammad Ali Hanafiah&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Suhara&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Mohammad Nazif&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Sujono (Volksraad)&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Mohammad Roem&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Sulaeman&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Mohammad Tabrani&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Suwarni&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Mohammad Tamzil&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Tjahija&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Muhidin (Pasundan)&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Van der Plaas (Pemerintah Belanda)&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Mukarno&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Wilopo&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Muwardi&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Wage Rudolf Soepratman&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    &lt;div align="left"&gt;     Nona Tumbel&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="style1"&gt;  Catatan :&lt;br /&gt;Sebelum pembacaan teks Soempah Pemoeda diperdengarkan lagu"Indonesia Raya"&lt;br /&gt;gubahan W.R. Soepratman dengan gesekan biolanya.&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;  &lt;ol&gt;&lt;li&gt;    Teks Sumpah Pemuda dibacakan pada tanggal 28 Oktober 1928 bertempat&lt;br /&gt;di Jalan Kramat Raya nomor 106 Jakarta Pusat sekarang menjadi Museum Sumpah&lt;br /&gt;Pemuda, pada waktu itu adalah milik dari seorang Tionghoa yang bernama Sie&lt;br /&gt;Kong Liong.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    2. Golongan Timur Asing Tionghoa yang turut hadir sebagai peninjau&lt;br /&gt;Kongres Pemuda pada waktu pembacaan teks Sumpah Pemuda ada 4 (empat) orang&lt;br /&gt;yaitu :&lt;br /&gt;a. Kwee Thiam Hong&lt;br /&gt;b. Oey Kay Siang&lt;br /&gt;c. John Lauw Tjoan Hok&lt;br /&gt;d. Tjio Djien kwie&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;a href="http://sumpahpemuda.org/"&gt;Sumber: http://sumpahpemuda.org/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2052899096047364458-6998880436827190863?l=mhaikal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mhaikal.blogspot.com/feeds/6998880436827190863/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mhaikal.blogspot.com/2010/10/soempah-pemoeda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2052899096047364458/posts/default/6998880436827190863'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2052899096047364458/posts/default/6998880436827190863'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mhaikal.blogspot.com/2010/10/soempah-pemoeda.html' title='SOEMPAH PEMOEDA'/><author><name>Fahri Muhammad Haikal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03368401102783526049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://3.bp.blogspot.com/-5vW2y47sE20/Tv7BNgFMIKI/AAAAAAAAAEs/NNaXTlVGnUE/s220/Prussia%2B2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2052899096047364458.post-8555860782459799029</id><published>2010-10-23T23:40:00.000-07:00</published><updated>2010-10-23T23:40:09.148-07:00</updated><title type='text'>Sejarah Batik</title><content type='html'>&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: medium;"&gt;Sejarah Batik di Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Sejarah pembatikan di Indonesia berkait erat dengan perkembangan kerajaan  Majapahit dan penyebaran ajaran Islam di Tanah Jawa. Dalam beberapa catatan,  pengembangan batik banyak dilakukan pada masa-masa kerajaan Mataram, kemudian  pada masa kerjaan Solo dan Yogyakarta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Jadi kesenian batik ini di Indonesia telah dikenal sejak zaman kerjaan Majapahit  dan terus berkembang kepada kerajaan dan raja-raja berikutnya. Adapun mulai  meluasnya kesenian batik ini menjadi milik rakyat Indonesia dan khususnya suku  Jawa ialah setelah akhir abad ke-XVIII atau awal abad ke-XIX. Batik yang  dihasilkan ialah semuanya batik tulis sampai awal abad ke-XX dan batik cap  dikenal baru setelah perang dunia kesatu habis atau sekitar tahun 1920. Adapun  kaitan dengan penyebaran ajaran Islam. Banyak daerah-daerah pusat perbatikan di  Jawa adalah daerah-daerah santri dan kemudian Batik menjadi alat perjaungan  ekonomi oleh tokoh-tokoh pedangan Muslim melawan perekonomian Belanda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kesenian batik adalah kesenian gambar di atas kain untuk pakaian yang menjadi  salah satu kebudayaan keluaga raja-raja Indonesia zaman dulu. Awalnya batik  dikerjakan hanya terbatas dalam kraton saja dan hasilnya untuk pakaian raja dan  keluarga serta para pengikutnya. Oleh karena banyak dari pengikut raja yang  tinggal diluar kraton, maka kesenian batik ini dibawa oleh mereka keluar kraton  dan dikerjakan ditempatnya masing-masing. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Lama-lama kesenian batik ini ditiru oleh rakyat terdekat dan selanjutnya meluas  menjadi pekerjaan kaum wanita dalam rumah tangganya untuk mengisi waktu senggang.  Selanjutnya, batik yang tadinya hanya pakaian keluarga kraton, kemudian menjadi  pakaian rakyat yang digemari, baik wanita maupun pria. Bahan kain putih yang  dipergunakan waktu itu adalah hasil tenunan sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Sedang bahan-bahan pewarna yang dipakai tediri dari tumbuh-tumbuhan asli  Indonesia yang dibuat sendiri antara lain dari: pohon mengkudu, tinggi, soga,  nila, dan bahan sodanya dibuat dari soda abu, serta garamnya dibuat dari  tanahlumpur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Jaman MajapahitBatik yang telah menjadi kebudayaan di kerajaan Majahit, pat  ditelusuri di daerah Mojokerto dan Tulung Agung. Mojoketo adalah daerah yang  erat hubungannya dengan kerajaan Majapahit semasa dahulu dan asal nama Majokerto  ada hubungannya dengan Majapahit. Kaitannya dengan perkembangan batik asal  Majapahit berkembang di Tulung Agung adalah riwayat perkembangan pembatikan  didaerah ini, dapat digali dari peninggalan di zaman kerajaan Majapahit. Pada  waktu itu daerah Tulungagung yang sebagian terdiri dari rawa-rawa dalam sejarah  terkenal dengan nama daerah Bonorowo, yang pada saat bekembangnya Majapahit  daerah itu dikuasai oleh seorang yang benama Adipati Kalang, dan tidak mau  tunduk kepada kerajaan Majapahit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Diceritakan bahwa  dalam aksi polisionil yang dilancarkan oleh Majapahati, Adipati Kalang tewas  dalam pertempuran yang konon dikabarkan disekitar desa yang sekarang bernama  Kalangbret. Demikianlah maka petugas-petugas tentara dan keluara kerajaan  Majapahit yang menetap dan tinggal diwilayah Bonorowo atau yang sekarang bernama  Tulungagung antara lain juga membawa kesenian membuat batik asli.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: medium;"&gt;Sejarah Batik Pekalongan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Meskipun tidak ada catatan resmi kapan batik mulai dikenal di  Pekalongan, namun menurut perkiraan batik sudah ada di Pekalongan  sekitar tahun 1800. Bahkan menurut data yang tercatat di Deperindag,  motif batik itu ada yang dibuat 1802, seperti motif pohon kecil berupa  bahan baju.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Namun perkembangan yang signifikan diperkirakan terjadi setelah  perang besar pada tahun 1825-1830 di kerajaan Mataram yang sering  disebut dengan perang Diponegoro atau perang Jawa. Dengan terjadinya  peperangan ini mendesak keluarga kraton serta para pengikutnya banyak  yang meninggalkan daerah kerajaan. Mereka kemudian tersebar ke arah  Timur dan Barat. Kemudian di daerah - daerah baru itu para keluarga dan  pengikutnya mengembangkan batik.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Ke timur batik Solo dan Yogyakarta menyempurnakan corak batik  yang telah ada di Mojokerto serta Tulungagung hingga menyebar ke Gresik,  Surabaya dan Madura. Sedang ke arah Barat batik berkembang di Banyumas,  Kebumen, Tegal, Cirebon dan Pekalongan. Dengan adanya migrasi ini, maka  batik Pekalongan yang telah ada sebelumnya semakin berkembang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Seiring berjalannya waktu, Batik Pekalongan mengalami  perkembangan pesat dibandingkan dengan daerah lain. Di daerah ini batik  berkembang di sekitar daerah pantai, yaitu di daerah Pekalongan kota dan  daerah Buaran, Pekajangan serta Wonopringgo.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: medium;"&gt;Batik Pekalongan, antara Masa Lampau dan Kini&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;BATIK pekalongan menjadi sangat khas karena bertopang sepenuhnya  pada ratusan pengusaha kecil, bukan pada segelintir pengusaha bermodal  besar. Sejak berpuluh tahun lampau hingga sekarang, sebagian besar  proses produksi batik pekalongan dikerjakan di rumah-rumah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Akibatnya, batik pekalongan menyatu erat dengan kehidupan  masyarakat Pekalongan yang kini terbagi dalam dua wilayah administratif,  yakni Kota Pekalongan dan Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Batik  pekalongan adalah napas kehidupan sehari-sehari warga Pekalongan. Ia  menghidupi dan dihidupi warga Pekalongan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Meskipun demikian, sama dengan usaha kecil dan menengah lainnya  di Indonesia, usaha batik pekalongan kini tengah menghadapi masa  transisi. Perkembangan dunia yang semakin kompleks dan munculnya negara  pesaing baru, seperti Vietnam, menantang industri batik pekalongan untuk  segera mentransformasikan dirinya ke arah yang lebih modern. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Gagal melewati masa transisi ini, batik pekalongan mungkin hanya akan dikenang generasi mendatang lewat buku sejarah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Ketika itu, pola kerja tukang batik masih sangat dipengaruhi  siklus pertanian. Saat berlangsung masa tanam atau masa panen padi,  mereka sepenuhnya bekerja di sawah. Namun, di antara masa tanam dan masa  panen, mereka bekerja sepenuhnya sebagai tukang batik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;ZAMAN telah berubah. Pekerja batik di Pekalongan kini tidak lagi  didominasi petani. Mereka kebanyakan berasal dari kalangan muda setempat  yang ingin mencari nafkah. Hidup mereka mungkin sepenuhnya bergantung  pada pekerjaan membatik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Apa yang dihadapi industri batik pekalongan saat ini mungkin  adalah sama dengan persoalan yang dihadapi industri lainnya di  Indonesia, terutama yang berbasis pada pengusaha kecil dan menengah.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Persoalan itu, antara lain, berupa menurunnya daya saing yang  ditunjukkan dengan harga jual produk yang lebih tinggi dibanding harga  jual produk sejenis yang dihasilkan negara lain. Padahal, kualitas  produk yang dihasikan negara pesaing lebih baik dibanding produk  pengusaha Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Penyebab persoalan ini bermacam-macam, mulai dari rendahnya  produktivitas dan keterampilan pekerja, kurangnya inisiatif pengusaha  untuk melakukan inovasi produk, hingga usangnya peralatan mesin  pendukung proses produksi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt;Sumber:&amp;nbsp;&lt;a href="http://pesonabatik.site40.net/Sejarah_Batik.html"&gt;http://pesonabatik.site40.net/Sejarah_Batik.html&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2052899096047364458-8555860782459799029?l=mhaikal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mhaikal.blogspot.com/feeds/8555860782459799029/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mhaikal.blogspot.com/2010/10/sejarah-batik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2052899096047364458/posts/default/8555860782459799029'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2052899096047364458/posts/default/8555860782459799029'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mhaikal.blogspot.com/2010/10/sejarah-batik.html' title='Sejarah Batik'/><author><name>Fahri Muhammad Haikal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03368401102783526049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://3.bp.blogspot.com/-5vW2y47sE20/Tv7BNgFMIKI/AAAAAAAAAEs/NNaXTlVGnUE/s220/Prussia%2B2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2052899096047364458.post-3920657377606348985</id><published>2010-10-23T23:31:00.000-07:00</published><updated>2010-10-23T23:31:07.276-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Haikal'/><title type='text'>DETIK DETIK KELAHIRAN GERAKAN PRAMUKA</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://goens.edublogs.org/files/2007/05/pintu-gerbang-g-pramuka_resize.gif" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;" title="pintu-gerbang-g-pramuka_resize.gif"&gt;&lt;img alt="pintu-gerbang-g-pramuka_resize.gif" height="238" src="http://goens.edublogs.org/files/2007/05/pintu-gerbang-g-pramuka_resize.gif" width="320" /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;Latar Belakang Lahirnya Gerakan Pramuka&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; Gerakan Pramuka lahir pada tahun 1961, jadi kalau  akan menyimak latar belakang lahirnya Gerakan Pramuka, orang perlu  mengkaji keadaan, kejadian dan peristiwa  pada sekitar tahun 1960.&lt;br /&gt;Dari ungkapan yang telah dipaparkan di depan kita lihat bahwa jumlah  perkumpulan kepramukaan di Indonesia waktu itu sangat banyak. Jumlah itu  tidak sepandan dengan jumlah seluruh anggota perkumpulan itu.&lt;br /&gt;Peraturan yang timbul pada masa perintisan ini adalah Ketetapan MPRS  Nomor II/MPRS/1960, tanggal 3 Desember 1960 tentang rencana pembangunan  Nasional Semesta Berencana. Dalam ketetapan ini dapat ditemukan Pasal  330. C. yang menyatakan bahwa dasar pendidikan di bidang kepanduan  adalah Pancasila. Seterusnya penertiban tentang kepanduan (Pasal 741)  dan pendidikan kepanduan supaya diintensifkan dan menyetujui rencana  Pemerintah untuk mendirikan Pramuka (Pasal 349 Ayat 30). Kemudian  kepanduan supaya dibebaskan dari sisa-sisa Lord Baden Powellisme  (Lampiran C Ayat 8).&lt;br /&gt;Ketetapan itu memberi kewajiban agar Pemerintah melaksanakannya. Karena  itulah Pesiden/Mandataris MPRS pada 9 Maret 1961 mengumpulkan  tokoh-tokoh dan pemimpin gerakan kepramukaan Indonesia, bertempat di  Istana Negara. Hari Kamis malam itulah Presiden mengungkapkan bahwa  kepanduan yang ada harus diperbaharui, metode dan aktivitas pendidikan  harus diganti, seluruh organisasi kepanduan yang ada dilebur menjadi  satu yang disebut Pramuka. Presiden juga menunjuk panitia yang terdiri  atas Sri Sultan Hamengku Buwono IX, Menteri P dan K Prof. Prijono,  Menteri Pertanian Dr.A. Azis Saleh dan Menteri Transmigrasi, Koperasi  dan Pembangunan Masyarakat Desa, Achmadi. Panitia ini tentulah perlu  sesuatu pengesahan. Dan kemudian terbitlah Keputusan Presiden RI No.112  Tahun 1961 tanggal 5 April 1961, tentang Panitia Pembantu Pelaksana  Pembentukan Gerakan Pramuka dengan susunan keanggotaan seperti yang  disebut oleh Presiden pada tanggal 9 Maret 1961. Ada perbedaan sebutan  atau tugas panitia antara pidato Presiden dengan Keputusan Presiden itu.  Masih dalam bulan April itu juga, keluarlah Keputusan Presiden RI Nomor  121 Tahun 1961 tanggal 11 April 1961 tentang Panitia Pembentukan  Gerakan Pramuka. Anggota Panitia ini terdiri atas Sri Sultan Hamengku  Buwono IX, Prof. Prijono, Dr. A. Azis Saleh, Achmadi dan Muljadi Djojo  Martono (Menteri Sosial). Panitia inilah yang kemudian mengolah Anggaran  Dasar Gerakan Pramuka, sebagai Lampiran Keputusan Presiden R.I Nomor  238 Tahun 1961, tanggal 20 Mei 1961 tentang Gerakan Pramuka.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kelahiran Gerakan Pramuka&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Gerakan Pramuka ditandai dengan serangkaian peristiwa yang saling  berkaitan yaitu 1. Pidato Presiden/Mandataris MPRS dihadapan para tokoh  dan pimpinan yang mewakili organisasi kepanduan yang terdapat di  Indonesia pada tanggal 9 Maret 1961 di Istana Negara. Peristiwa ini  kemudian disebut sebagai HARI TUNAS GERAKAN PRAMUKA&lt;br /&gt;· Diterbitkannya Keputusan Presiden Nomor 238 Tahun 1961, tanggal 20 Mei  1961, tentang Gerakan Pramuka yang menetapkan Gerakan Pramuka sebagai  satu-satunya organisasi kepanduan yang ditugaskan menyelenggarakan  pendidikan kepanduan bagi anak-anak dan pemuda Indonesia, serta  mengesahkan Anggaran Dasar Gerakan Pramuka yang dijadikan pedoman,  petunjuk dan pegangan bagi para pengelola Gerakan Pramuka dalam  menjalankan tugasnya. Tanggal 20 Mei adalah; Hari Kebangkitan Nasional,  namun bagi Gerakan Pramuka memiliki arti khusus dan merupakan tonggak  sejarah untuk pendidikan di lingkungan ke tiga. Peristiwa ini kemudian  disebut sebagai HARI PERMULAAN TAHUN KERJA.&lt;br /&gt;· Pernyataan para wakil organisasi kepanduan di Indonesia yang dengan  ikhlas meleburkan diri ke dalam organisasi Gerakan Pramuka, dilakukan di  Istana Olahraga Senayan pada tanggal 30 Juli 1961. Peristiwa ini  kemudian disebut sebagai HARI IKRAR GERAKAN PRAMUKA.&lt;br /&gt;2. Pelantikan Mapinas, Kwarnas dan Kwarnari di Istana Negara, diikuti  defile Pramuka untuk diperkenalkan kepada masyarakat yang didahului  dengan penganugerahan Panji-Panji Gerakan Pramuka, dan kesemuanya ini  terjadi pada tanggal pada tanggal 14 Agustus 1961. Peristiwa ini  kemudian disebut sebagai HARI PRAMUKA.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;Gerakan Pramuka Diperkenalkan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pidato Presiden pada tanggal 9 Maret 1961 juga menggariskan agar pada  peringatan\ Proklamasi Kemerdekaan RI Gerakan Pramuka telah ada dan  dikenal oleh masyarakat. Oleh karena itu Keppres RI No.238 Tahun 1961  perlu ada pendukungnya yaitu pengurus dan anggotanya. Menurut Anggaran  Dasar Gerakan Pramuka, pimpinan perkumpulan ini dipegang oleh Majelis  Pimpinan Nasional (MAPINAS) yang di dalamnya terdapat Kwartir Nasional  Gerakan Pramuka dan Kwartir Nasional Harian. Badan Pimpinan Pusat ini  secara simbolis disusun dengan mengambil angka keramat 17-8-’45, yaitu  terdiri atas Mapinas beranggotakan 45 orang di antaranya duduk dalam  Kwarnas 17 orang dan dalam Kwarnasri 8 orang. Namun demikian dalam  realisasinya seperti tersebut dalam Keppres RI No.447 Tahun 1961,  tanggal 14 Agustus 1961 jumlah anggota Mapinas menjadi 70 orang dengan  rincian dari 70 anggota itu 17 orang di antaranya sebagai anggota  Kwarnas dan 8 orang di antara anggota Kwarnas ini menjadi anggota  Kwarnari.&lt;br /&gt;Mapinas diketuai oleh Dr. Ir. Soekarno, Presiden RI dengan Wakil Ketua  I, Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Wakil Ketua II Brigjen TNI Dr.A.  Aziz Saleh.&lt;br /&gt;Sementara itu dalam Kwarnas, Sri Sultan Hamengku Buwono IX menjabat  Ketua dan Brigjen TNI Dr.A. Aziz Saleh sebagai Wakil Ketua merangkap  Ketua Kwarnari.&lt;br /&gt;Gerakan Pramuka secara resmi diperkenalkan kepada seluruh rakyat  Indonesia pada tanggal 14 Agustus 1961 bukan saja di Ibukota Jakarta,  tapi juga di tempat yang&lt;br /&gt;penting di Indonesia. Di Jakarta sekitar 10.000 anggota Gerakan Pramuka  mengadakan Apel Besar yang diikuti dengan pawai pembangunan dan defile  di depan&lt;br /&gt;Presiden dan berkeliling Jakarta. Sebelum kegiatan pawai/defile,  Presiden melantik anggota Mapinas, Kwarnas dan Kwarnari, di Istana  negara, dan menyampaikan anugerah tanda penghargaan dan kehormatan  berupa Panji Gerakan Kepanduan Nasional Indonesia (Keppres No.448 Tahun  1961) yang diterimakan kepada Ketua Kwartir Nasional, Sri Sultan  Hamengku Buwono IX sesaat sebelum pawai/defile dimulai. Peristiwa  perkenalan tanggal 14 Agustus 1961 ini kemudian dilakukan sebagai &lt;strong&gt;HARI PRAMUKA&lt;/strong&gt; yang setiap tahun diperingati oleh seluruh jajaran dan anggota Gerakan Pramuka&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Gerakan_Pramuka_Indonesia"&gt;Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Gerakan_Pramuka_Indonesia&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://goens.edublogs.org/files/2007/05/pintu-gerbang-g-pramuka_resize.gif" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;" title="pintu-gerbang-g-pramuka_resize.gif"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2052899096047364458-3920657377606348985?l=mhaikal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mhaikal.blogspot.com/feeds/3920657377606348985/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mhaikal.blogspot.com/2010/10/detik-detik-kelahiran-gerakan-pramuka.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2052899096047364458/posts/default/3920657377606348985'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2052899096047364458/posts/default/3920657377606348985'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mhaikal.blogspot.com/2010/10/detik-detik-kelahiran-gerakan-pramuka.html' title='DETIK DETIK KELAHIRAN GERAKAN PRAMUKA'/><author><name>Fahri Muhammad Haikal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03368401102783526049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://3.bp.blogspot.com/-5vW2y47sE20/Tv7BNgFMIKI/AAAAAAAAAEs/NNaXTlVGnUE/s220/Prussia%2B2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2052899096047364458.post-8389001266758428951</id><published>2010-10-23T02:59:00.001-07:00</published><updated>2010-10-23T02:59:56.375-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Haikal'/><title type='text'>Software Matematika</title><content type='html'>&lt;div class="story"&gt; &lt;div class="entry"&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;Bagatrix&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;hr /&gt; &lt;br /&gt;Program Bagatrik ini dapat digunakan untuk menyelesaikan  berbagai masalah matematika. Terdiri atas beberapa aplikasi. Program Bagatrix  ini memerlukan framework .net, jadi pastikan dulu di windows anda sudah  terinstall framework .net saat akan menginstall bagatrix ini.&lt;br /&gt;Framework .net dapat di download &lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt; &lt;a href="http://files.brothersoft.com/security/miscellaneous/dotnetfx.exe" target="_blank"&gt; disini&lt;/a&gt;..&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Silakan download program-program Bagatrix ini disini: &lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt; &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/5017935/Algebra1Solved.zip.html" target="_blank"&gt;Algebra 1 Solved  (Untuk menyelesaikan masalah-masalah aljabar 1) &lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/5018038/Algebra2Solved.zip.html" target="_blank"&gt;Algebra 2 Solved (Untuk menyelesaikan masalah-masalah aljabar 2)&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/5018332/CollegeAlgebraSolved.zip.html" target="_blank"&gt;College Algebra Solved (Untuk menyelesaikan masalah-masalah aljabar  perguruan tinggi)&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/5018119/BasicMathSolved.zip.html" target="_blank"&gt;Basic Math Solved (Untuk menyelesaikan masalah-masalah matematika dasar)&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/5018631/Precalculus_Solved.zip.html" target="_blank"&gt;Pre Calculus Solved&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/5018232/calculusSolved.zip.html" target="_blank"&gt;Calculus Solved&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/5018770/TrigonometrySolved.zip.html" target="_blank"&gt;Trigonometry Solved&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/5018520/graphingSolved.zip.html" target="_blank"&gt;Graphing Solved&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/5018423/GeometrySolved.zip.html" target="_blank"&gt;Geometry Solved&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&amp;nbsp;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;Algebrator&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;hr /&gt; &lt;br /&gt;Software ini dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah-masalah yang berkaitan dengan aljabar...&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/5005663/Algebrator4.0.1.zip.html" target="_blank"&gt;download&lt;/a&gt;    &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2052899096047364458-8389001266758428951?l=mhaikal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mhaikal.blogspot.com/feeds/8389001266758428951/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mhaikal.blogspot.com/2010/10/software-matematika.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2052899096047364458/posts/default/8389001266758428951'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2052899096047364458/posts/default/8389001266758428951'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mhaikal.blogspot.com/2010/10/software-matematika.html' title='Software Matematika'/><author><name>Fahri Muhammad Haikal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03368401102783526049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://3.bp.blogspot.com/-5vW2y47sE20/Tv7BNgFMIKI/AAAAAAAAAEs/NNaXTlVGnUE/s220/Prussia%2B2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2052899096047364458.post-5699248332340800952</id><published>2010-10-22T02:47:00.000-07:00</published><updated>2010-10-22T02:47:03.209-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Haikal'/><title type='text'>Galaksi</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Galaksi&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;A. Galaksi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dalam ilmu astronomi galaksi diartikan sebagai suatu sistem yang terdiri dari bintang-bintang, gas dan debu yang amat luas, anggotanya mempunyai gaya tarik menarik (gravitasi).&lt;br /&gt;Menurut morfologinya, galaksi dibagi menjadi 3 tipe, yaitu: tipe galaksi spiral, galaksi elips, dan galaksi tak-beraturan. Pembagian tipe ini berdasarkan bentuk / penampakan galaksi-galaksi tersebut. Galaksi-galaksi yang diamati dan dipelajari oleh para astronom sejauh ini terdiri dari sekitar 75% galaksi spiral, 20% galaksi elips, dan 5% galaksi tak beraturan. Namun ini bukan berarti galaksi spiral adalah galaksi yang paling banyak terdapat di alam semesta ini.&lt;br /&gt;Sesungguhnya yang paling banyak terdapat di alam semesta ini adalah galaksi elips. Jika kita mengambil volume ruang angkasa yang sama, kita akan menemukan lebih banyak galaksi elips daripada galaksi spiral. Hanya saja galaksi tipe ini banyak yang amat redup, sehingga amat sulit untuk diamati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;&lt;b&gt;1. Spiral&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;Galaksi spiral merupakan tipe yang paling umum dikenal orang. Mungkin karena bentuk spiralnya yang indah itu. Jika kita mendengar kata galaksi, biasanya yang terbayang adalah galaksi tipe ini. Galaksi kita termasuk galaksi spiral. Bagian-bagian utama galaksi spiral adalah halo, bidang galaksi (termasuk lengan spiral), dan bulge (bagian pusat galaksi yang menonjol). Anggota galaksi spiral adalah bintang-bintang muda dan tua. Bintang-bintang tua terdapat pada gugus-gugus bola yang tersebar menyelimuti galaksi.&lt;br /&gt;Gugus bola adalah kumpulan bintang-bintang yang berjumlah puluhan sampai ratusan ribu bintang yang lahir bersama-sama, mengumpul berbentuk bola. Gugus-gugus bola inilah yang membentuk halo bersama sama dengan bintang-bintang yang tidak terdapat di bidang galaksi. Bintang-bintang muda terdapat di lengan spiral galaksi yang berada di bidang galaksi. Bintang-bintang muda ini masih banyak diselimuti materi antar bintang, yaitu bahan yang membentuk bintang itu. Bulge pada galaksi spiral adalah bagian yang paling padat. Pada Bima Sakti, pusat galaksi terletak di arah Rasi Sagittarius, tetapi kita tidak dapat mengamatinya dengan mudah, karena materi antar bintang banyak menyerap cahaya yang berasal dari pusat galaksi itu.&lt;br /&gt;Galaksi spiral berotasi dengan kecepatan yang jauh lebih besar dari galaksi elips. Kecepatan rotasinya yang besar itulah yang menyebabkan galaksi ini memipih dan membentuk bidang galaksi. Besar kecilnya kecepatan rotasi pada galaksi spiral ini bergantung pada massa galaksi tersebut. Kecepatan rotasi tiap bagian galaksi spiral sendiri tidaklah sama. Semakin ke arah pusat galaksi, kecepatan rotasinya semakin besar. Contoh lain galaksi spiral selain dari Bima Sakti adalah galaksi Andromeda.&lt;br /&gt;Andai saja kita bisa melihat galaksi Bima Sakti dari luar, kita akan melihatnya seperti bentuk galaksi Andromeda ini. Ukuran galaksi Andromeda ini sedikit lebih besar dari Bima Sakti. Galaksi Andromeda bersama-sama dengan Bima Sakti termasuk galaksi spiral raksasa. Jarak galaksi Andromeda ini sekitar 2,5 juta tahun cahaya. Untuk mengarungi jarak sejauh itu, cahaya memerlukan waktu 2,5 juta tahun. Ini berarti cahaya yang kita terima dari galaksi ini adalah cahaya yang dikirimnya 2,5 juta tahun yang lalu yang menggambarkan keadaan galaksi tersebut pada waktu itu.&lt;br /&gt;Jarak yang merentang antara Bima Sakti dan Andromeda sejauh 2,5 juta tahun cahaya itu dalam ukuran astronomi masih terhitung dekat. Jarak ke galaksi-galaksi lainnya jauh lebih fantastis. Bahkan ada yang sampai milyaran tahun cahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;&lt;b&gt;2. Elips&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;Sesuai dengan namanya, penampakan galaksi ini seperti elips. Tapi bentuk yang sebenarnya tidak kita ketahui dengan pasti, karena kita tahu apakah arah pandang kita dari depan, samping, atau atas dari galaksi tersebut. Yang termasuk tipe galaksi ini adalah mulai dari galaksi yang berbentuk bundar sampai galaksi yang berbentuk bola pepat. Struktur galaksi tipe ini tidak terlihat dengan jelas. Galaksi elips sangat sedikit mengandung materi antar bintang , dan anggotanya adalah bintang-bintang tua. Contoh galaksi tipe ini adalah galaksi M87, yaitu galaksi elips raksasa yang terdapat di Rasi Virgo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;&lt;b&gt;3. Tak beraturan&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;Galaksi tak beraturan adalah tipe galaksi yang tidak simetri dan tidak memiliki bentuk khusus, tidak seperti dua tipe galaksi yang lainnya. Anggota dari galaksi tipe ini terdiri dari bintang-bintang tua dan muda. Contoh dari galaksi tipe ini adalah Awan Magellan Besar dan Awan Magellan Kecil, dua buah galaksi tetangga terdekat Bima Sakti, yang hanya berjarak sekitar 180.000 tahun cahaya dari Bima Sakti. Galaksi tak beraturan ini banyak mengandung materi antar bintang yang terdiri dari gas dan debu-debu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://geografi161.blogspot.com/2008/10/galaksi.html"&gt;Sumber: http://geografi161.blogspot.com/2008/10/galaksi.html&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2052899096047364458-5699248332340800952?l=mhaikal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mhaikal.blogspot.com/feeds/5699248332340800952/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mhaikal.blogspot.com/2010/10/galaksi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2052899096047364458/posts/default/5699248332340800952'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2052899096047364458/posts/default/5699248332340800952'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mhaikal.blogspot.com/2010/10/galaksi.html' title='Galaksi'/><author><name>Fahri Muhammad Haikal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03368401102783526049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://3.bp.blogspot.com/-5vW2y47sE20/Tv7BNgFMIKI/AAAAAAAAAEs/NNaXTlVGnUE/s220/Prussia%2B2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2052899096047364458.post-459420694458185103</id><published>2010-10-20T06:14:00.003-07:00</published><updated>2010-10-20T06:14:36.231-07:00</updated><title type='text'>Supernova</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Supernova&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; adalah ledakan dari suatu&lt;br /&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bintang" title="Bintang"&gt;bintang&lt;/a&gt; di&lt;br /&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Galaksi" title="Galaksi"&gt;galaksi&lt;/a&gt; yang &lt;br /&gt;memancarkan energi lebih banyak dari&lt;br /&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nova" title="Nova"&gt;nova&lt;/a&gt;. Peristiwa &lt;br /&gt;supernova ini menandai berakhirnya riwayat suatu bintang. Bintang yang mengalami &lt;br /&gt;supernova akan tampak sangat cemerlang dan bahkan kecemerlangannya bisa mencapai &lt;br /&gt;ratusan juta kali cahaya bintang tersebut semula, beberapa minggu atau bulan &lt;br /&gt;sebelum suatu bintang mengalami&lt;br /&gt;&lt;div class="thumb tright"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a class="image" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Supernova_1987A.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img align="right" class="thumbimage" height="191" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/3/3f/Supernova_1987A.jpg/300px-Supernova_1987A.jpg" width="300" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;supernova bintang tersebut akan melepaskan energi setara dengan energi &lt;br /&gt;matahari yang dilepaskan matahari seumur hidupnya, ledakan ini meruntuhkan &lt;br /&gt;sebagian besar material bintang pada kecepatan 30.000 km/s (10% kecepatan &lt;br /&gt;cahaya)dan melepaskan gelombang kejut yang mampu memusnahkan&lt;br /&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Medium_antarbintang" title="Medium antarbintang"&gt;&lt;br /&gt;medium antarbintang&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;Ada beberapa jenis Supernova. Tipe I dan II bisa dipicu dengan satu dari dua &lt;br /&gt;cara, baik menghentikan atau mengaktifkan produksi energi melalui&lt;br /&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Fusi_nuklir" title="Fusi nuklir"&gt;fusi &lt;br /&gt;nuklir&lt;/a&gt;. Setelah inti bintang yang sudah tua berhenti menghasilkan energi, &lt;br /&gt;maka bintang tersebut akan mengalami keruntuhan gravitasi secara tiba-tiba &lt;br /&gt;menjadi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lubang_hitam" title="Lubang hitam"&gt;&lt;br /&gt;lubang hitam&lt;/a&gt; atau&lt;br /&gt;&lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bintang_neutron&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Bintang neutron (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;br /&gt;bintang neutron&lt;/a&gt;, dan melepaskan energi potensial gravitasi yang memanaskan &lt;br /&gt;dan menghancurkan lapisan terluar bintang.&lt;br /&gt;Rata-rata supernova terjadi setiap 50 tahun sekali di galaksi seukuran &lt;br /&gt;galaksi Bima Sakti. Supernova memiliki peran dalam memperkaya medium &lt;br /&gt;antarbintang dengan elemen-elemen massa yang lebih besar. Selanjutnya gelombang &lt;br /&gt;kejut dari ledakan supernova mampu membentuk formasi bintang baru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2&gt;&lt;span class="mw-headline" id="Jenis-jenis_Supernova"&gt;Jenis-jenis Supernova&lt;/span&gt;&lt;hr color="#000000" font="" size="4" /&gt;&lt;/h2&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan pada garis&lt;br /&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Spektrum" title="Spektrum"&gt;spektrum&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;pada supernova, maka didapatkan beberapa jenis supernova&amp;nbsp;:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Supernova Tipe Ia&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;dl&gt;&lt;dd&gt;Pada supernova ini, tidak ditemukan adanya garis spektrum   &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hidrogen" title="Hidrogen"&gt;Hidrogen&lt;/a&gt;    saat pengamatan.&lt;/dd&gt; &lt;/dl&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Supernova Tipe Ib/c&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;dl&gt;&lt;dd&gt;Pada supernova ini, tidak ditemukan adanya garis spektrum Hidrogen ataupun   &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Helium" title="Helium"&gt;Helium&lt;/a&gt; saat    pengamatan.&lt;/dd&gt; &lt;/dl&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Supernova Tipe II&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;dl&gt;&lt;dd&gt;Pada supernova ini, ditemukan adanya garis spektrum Hidrogen saat    pengamatan.&lt;/dd&gt; &lt;/dl&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Hipernova&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;dl&gt;&lt;dd&gt;Supernova tipe ini melepaskan energi yang amat besar saat meledak. Energi    ini jauh lebih besar dibandingkan energi saat supernova tipe yang lain terjadi.&lt;/dd&gt; &lt;/dl&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan pada sumber energi supernova, maka didapatkan jenis supernova &lt;br /&gt;sebagai berikut.&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Supernova Termonuklir (&lt;i&gt;Thermonuclear Supernovae&lt;/i&gt;)&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Berasal dari bintang yang memiliki&lt;br /&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Massa" title="Massa"&gt;massa&lt;/a&gt; kecil&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berasal dari bintang yang telah berevolusi lanjut&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bintang yang meledak merupakan anggota dari sistem&lt;br /&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bintang_ganda" title="Bintang ganda"&gt;&lt;br /&gt;bintang ganda&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ledakan menghancurkan bintang tanpa sisa&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Energi ledakan berasal dari pembakaran&lt;br /&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Karbon" title="Karbon"&gt;Karbon&lt;/a&gt; (C) &lt;br /&gt;dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Oksigen" title="Oksigen"&gt;Oksigen&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;(O)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Supernova Runtuh-inti (&lt;i&gt;Core-collapse Supernovae&lt;/i&gt;)&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Berasal dari bintang yang memiliki massa besar&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berasal dari bintang yang memiliki selubung bintang yang besar dan masih &lt;br /&gt;membakar Hidrogen di dalamnya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bintang yang meledak merupakan&lt;br /&gt;&lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bintang_tunggal&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Bintang tunggal (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;br /&gt;bintang tunggal&lt;/a&gt; (seperti Supernova Tipe II), dan bintang ganda (seperti &lt;br /&gt;supernova Tipe Ib/c)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ledakan bintang menghasilkan objek mampat berupa bintang&lt;br /&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Neutron" title="Neutron"&gt;neutron&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;ataupun&lt;br /&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lubang_hitam" title="Lubang hitam"&gt;&lt;br /&gt;lubang hitam&lt;/a&gt; (&lt;i&gt;black hole&lt;/i&gt;).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Energi ledakan berasal dari tekanan&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;h2&gt;&lt;span class="mw-headline" id="Tahapan_terjadinya_Supernova"&gt;Tahapan &lt;br /&gt;terjadinya Supernova&lt;/span&gt;&lt;hr color="#000000" font="" size="4" /&gt;&lt;/h2&gt;Suatu bintang yang telah habis masa hidupnya, biasanya akan melakukan &lt;br /&gt;supernova. Urutan kejadian terjadinya supernova adalah sebagai berikut.&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Pembengkakan&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;dl&gt;&lt;dd&gt;Bintang membengkak karena mengirimkan inti Helium di dalamnya ke permukaan.    Sehingga bintang akan menjadi sebuah bintang raksasa yang amat besar, dan    berwarna merah. Di bagian dalamnya, inti bintang akan semakin meyusut.    Dikarenakan penyusutan ini, maka bintang semakin panas dan padat.&lt;/dd&gt; &lt;/dl&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Inti Besi&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;dl&gt;&lt;dd&gt;Saat semua bagian inti bintang telah hilang, dan yang tertinggal di dalam    hanyalah unsur &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Besi" title="Besi"&gt;besi&lt;/a&gt;,    maka kurang dari satu detik kemudian suatu bintang memasuki tahap akhir dari    kehancurannya. Ini dikarenakan struktur nuklir besi tidak memungkinkan   &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Atom" title="Atom"&gt;atom&lt;/a&gt;-atom dalam    bintang untuk melakukan reaksi fusi untuk menjadi elemen yang lebih berat.&lt;/dd&gt; &lt;/dl&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Peledakan&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;dl&gt;&lt;dd&gt;Pada tahap ini, suhu pada inti bintang semakin bertambah hingga mencapai    100 miliar derajat   &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Celcius" title="Celcius"&gt;   celcius&lt;/a&gt;. Kemudian energi dari inti ini ditransfer menyelimuti bintang yang    kemudian meledak dan menyebarkan gelombang kejut. Saat gelombang ini menerpa   &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Material" title="Material"&gt;   material&lt;/a&gt; pada lapisan luar bintang, maka material tersebut menjadi panas.    Pada suhu tertentu, material ini berfusi dan menjadi elemen-elemen baru dan   &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Isotop" title="Isotop"&gt;isotop&lt;/a&gt;-isotop   &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Radioaktif" title="Radioaktif"&gt;   radioaktif&lt;/a&gt;.&lt;/dd&gt; &lt;/dl&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Pelontaran&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;dl&gt;&lt;dd&gt;Gelombang kejut akan melontarkan material-material bintang ke ruang    angkasa.&lt;/dd&gt; &lt;/dl&gt;&lt;h2&gt;&lt;span class="mw-headline" id="Dampak_dari_Supernova"&gt;Dampak dari Supernova&lt;/span&gt;&lt;hr color="#000000" font="" size="4" /&gt;&lt;/h2&gt;Supernova memiliki dampak bagi kehidupan di luar bintang tersebut, di &lt;br /&gt;antaranya:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Menghasilkan Logam&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;dl&gt;&lt;dd&gt;Pada inti bintang, terjadi reaksi fusi nuklir. Pada reaksi ini dilahirkan    unsur-unsur yang lebih berat dari Hidrogen dan Helium. Saat supernova terjadi,    unsur-unsur ini dilontarkan keluar bintang dan memperkaya awan antar bintang    di sekitarnya dengan unsur-unsur berat.&lt;/dd&gt; &lt;/dl&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Menciptakan Kehidupan di Alam Semesta&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;dl&gt;&lt;dd&gt;Supernova melontarkan unsur-unsur tertentu ke ruang angkasa. Unsur-unsur    ini kemudian berpindah ke bagian-bagian lain yang jauh dari bintang yang    meledak tersebut. Diasumsikan bahwa unsur atau materi tersebut kemudian    bergabung membentuk suatu bintang baru atau bahkan   &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Planet" title="Planet"&gt;planet&lt;/a&gt; di    alam semesta&lt;/dd&gt; &lt;/dl&gt;&lt;h2&gt;&lt;span class="mw-headline" id="Peristiwa_Supernova_yang_teramati"&gt;Peristiwa &lt;br /&gt;Supernova yang teramati&lt;/span&gt;&lt;hr color="#000000" font="" size="4" /&gt;&lt;/h2&gt;Ada satu bintang yang melakukan supernova di ruang angkasa tiap satu detik &lt;br /&gt;kehidupan di bumi. Hanya saja, untuk menemukan bintang yang akan melakukan &lt;br /&gt;supernova tersebut amatlah sulit. Banyak faktor yang memengaruhi dalam &lt;br /&gt;pengamatan supernova. Walaupun begitu, ada beberapa peristiwa supernova yang &lt;br /&gt;telah teramati oleh manusia, di antaranya:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Supernova 1994D&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;dl&gt;&lt;dd&gt;Dahulu kala, sebuah bintang meledak di tempat yang amat jauh dari   &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bumi" title="Bumi"&gt;bumi&lt;/a&gt;. Ledakan itu    tampak seperti sebuah titik terang. Ini terjadi di bagian luar dari   &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Galaksi" title="Galaksi"&gt;galaksi&lt;/a&gt; NGC    4526, dan dinamakan Supernova 1994D. Sinar yang dipancarkannya selama beberapa    minggu setelah ledakan tersebut menunjukkan bahwa supernova tersebut merupakan    Supernova Tipe Ia.&lt;/dd&gt; &lt;/dl&gt;&lt;br /&gt;Sumber: &lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;u&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Supernova&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2052899096047364458-459420694458185103?l=mhaikal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mhaikal.blogspot.com/feeds/459420694458185103/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mhaikal.blogspot.com/2010/10/supernova.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2052899096047364458/posts/default/459420694458185103'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2052899096047364458/posts/default/459420694458185103'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mhaikal.blogspot.com/2010/10/supernova.html' title='Supernova'/><author><name>Fahri Muhammad Haikal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03368401102783526049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://3.bp.blogspot.com/-5vW2y47sE20/Tv7BNgFMIKI/AAAAAAAAAEs/NNaXTlVGnUE/s220/Prussia%2B2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2052899096047364458.post-2498119728711802905</id><published>2010-10-20T03:54:00.001-07:00</published><updated>2010-10-20T04:34:37.732-07:00</updated><title type='text'>Lirik Manuk Dadali</title><content type='html'>&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="line-height: 115%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Manuk Dadali&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 115%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 115%;"&gt;&lt;b&gt;Mesat ngapung luhur jauh di awang awang&lt;br /&gt;Meberkeun jangjangna bangun taya karingrang&lt;br /&gt;Kukuna ranggaos reujeung pamatukna ngeluk&lt;br /&gt;Ngepak mega bari hiberna tarik nyuruwuk&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 115%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 115%;"&gt;&lt;b&gt;Saha anu bisa nyusul kana tandangna&lt;br /&gt;gadang jeung partentang taya badingannana&lt;br /&gt;Dipikagimir dipikaserab ku sasama&lt;br /&gt;Taya karempan ka sieun leber wawanenna&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 115%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 115%;"&gt;&lt;b&gt;Manuk dadali manuk panggagahna&lt;br /&gt;Perlambang sakti Indonesia jaya&lt;br /&gt;Manuk dadali pang kakoncarana&lt;br /&gt;Resep ngahiji rukun sakabehna&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Hirup sauyunan tara pahirihiri&lt;br /&gt;Silih pikanyaah teu inggis bela pati&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Manuk dadali gadung siloka sinatria&lt;br /&gt;Keur sakumna bangsa di nagara Indonesia&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/get/Ks0G7aQn/Manuk_Dadali.html"&gt;Download MP3 Manuk Dadali&lt;/a&gt;&amp;nbsp; &lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2052899096047364458-2498119728711802905?l=mhaikal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mhaikal.blogspot.com/feeds/2498119728711802905/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mhaikal.blogspot.com/2010/10/lirik-manuk-dadali.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2052899096047364458/posts/default/2498119728711802905'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2052899096047364458/posts/default/2498119728711802905'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mhaikal.blogspot.com/2010/10/lirik-manuk-dadali.html' title='Lirik Manuk Dadali'/><author><name>Fahri Muhammad Haikal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03368401102783526049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://3.bp.blogspot.com/-5vW2y47sE20/Tv7BNgFMIKI/AAAAAAAAAEs/NNaXTlVGnUE/s220/Prussia%2B2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2052899096047364458.post-4753227124705398114</id><published>2010-10-19T00:47:00.000-07:00</published><updated>2010-10-19T00:47:21.911-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Haikal'/><title type='text'>Kalor</title><content type='html'>&lt;b&gt;Panas&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;bahang&lt;/b&gt;, atau &lt;b&gt;kalor&lt;/b&gt; adalah energi yang berpindah akibat perbedaan suhu. &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Satuan_SI" title="Satuan SI"&gt;Satuan SI&lt;/a&gt; untuk panas adalah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Joule" title="Joule"&gt;joule&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;Panas bergerak dari daerah bersuhu tinggi ke daerah bersuhu rendah. Setiap &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Benda" title="Benda"&gt;benda&lt;/a&gt; memiliki &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Energi_dalam" title="Energi dalam"&gt;energi dalam&lt;/a&gt; yang berhubungan dengan gerak acak dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Atom" title="Atom"&gt;atom-atom&lt;/a&gt; atau &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Molekul" title="Molekul"&gt;molekul&lt;/a&gt; penyusunnya.&lt;br /&gt;Energi dalam ini berbanding lurus terhadap suhu benda. Ketika dua  benda dengan suhu berbeda bergandengan, mereka akan bertukar energi  internal sampai suhu kedua benda tersebut seimbang. Jumlah energi yang  disalurkan adalah jumlah energi yang tertukar. Kesalahan umum untuk  menyamakan panas dan energi internal. Perbedaanya adalah panas  dihubungkan dengan pertukaran energi internal dan kerja yang dilakukan  oleh sistem. Mengerti perbedaan ini dibutuhkan untuk mengerti &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hukum_pertama_termodinamika" title="Hukum pertama termodinamika"&gt;hukum pertama termodinamika&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;Radiasi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Inframerah" title="Inframerah"&gt;inframerah&lt;/a&gt; sering dihubungkan dengan panas, karena objek dalam suhu ruangan atau di atasnya akan &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Emisi_spontan&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Emisi spontan (halaman belum tersedia)"&gt;memancarkan radiasi&lt;/a&gt; kebanyakan terkonstentrasi dalam "band" inframerah-tengah.               &lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;BEBERAPA                  PENGERTIAN KALOR&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;                  &lt;b&gt;1 kalori &lt;/b&gt;adalah kalor yang dibutuhkan untuk menaikkan suhu                  1 gram air sebesar 1ºC.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;                  &lt;b&gt;1 kalori = 4.18 joule&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;1 joule = 0.24 kalori&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr valign="top"&gt;                    &lt;td width="30%"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Kapasitas                      kalor (H)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;td width="70%"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;adalah                        banyaknya kalor yang dibutuhkan oleh zat untuk menaikkan                        suhunya 1ºC (satuan kalori/ºC).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;&lt;tr valign="top"&gt;                    &lt;td width="30%"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;Kalor                      jenis (c)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;td width="70%"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;adalah                      banyaknya kalor yang dibutuhkan untuk menaikkan 1 gram atau                      1 kg zat sebesar 1ºC (satuan kalori/gram.ºC atau kkal/kg ºC).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;dl&gt;&lt;dd&gt;&lt;img alt="\frac{}{} Q = m c \Delta t" class="tex" src="http://upload.wikimedia.org/math/e/b/b/ebbdf133e8ea67d6adc81506b74b9fb1.png" /&gt;&lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt;di mana&lt;br /&gt;&lt;dl&gt;&lt;dd&gt;&lt;img alt="\frac{}{}Q " class="tex" src="http://upload.wikimedia.org/math/5/b/e/5be1f853b2a1c02de64d7bd253c29c26.png" /&gt; adalah banyaknya kalor (jumlah panas) dalam joule&lt;/dd&gt;&lt;dd&gt;&lt;img alt="\frac{}{}m " class="tex" src="http://upload.wikimedia.org/math/f/f/f/fff3c7dde03338b82d575a78c7447aa7.png" /&gt; adalah massa benda dalam kg&lt;/dd&gt;&lt;dd&gt;&lt;img alt="\frac{}{}c " class="tex" src="http://upload.wikimedia.org/math/0/d/b/0db17ff23a37bac2642f68605fcb8328.png" /&gt; adalah kalor jenis dalam joule/kg °C, dan&lt;/dd&gt;&lt;dd&gt;&lt;img alt="\frac{}{} \Delta t" class="tex" src="http://upload.wikimedia.org/math/2/6/9/26972097e970bfc21d308e0c589e1f98.png" /&gt; adalah besarnya perubahan suhu dalam °C.&lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt;&lt;b&gt;Kecepatan penyaluran panas&lt;/b&gt;, atau penyaluran panas per unit, ditandai&lt;br /&gt;&lt;dl&gt;&lt;dd&gt;&lt;img alt="\dot{Q} = {dQ\over dt}" class="tex" src="http://upload.wikimedia.org/math/f/c/4/fc464a9c1d955ce60ed50080f2157f0f.png" /&gt;&lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt;untuk menandakan pergantian per satuan waktu. Dalam &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Unicode" title="Unicode"&gt;Unicode&lt;/a&gt;, adalah &lt;i&gt;&lt;b&gt;Q̇&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, meskipun ada kemungkinan tidak dapat ditampilkan secara benar di seluruh browser. Diukur dalam unit &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Watt" title="Watt"&gt;watt&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Flux panas&lt;/b&gt; didefinisikan sebagai jumlah panas per satuan waktu per luas area, dan dinotasikan &lt;i&gt;&lt;b&gt;q&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, dan diukur dalam watt per meter&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt;. Juga biasanya dinotasikan sebagai &lt;i&gt;Q&lt;/i&gt;″ atau &lt;i&gt;q&lt;/i&gt;″ atau&lt;br /&gt;&lt;dl&gt;&lt;dd&gt;&lt;/dd&gt;&lt;dd&gt;&lt;/dd&gt;&lt;dd&gt;&lt;img alt="\dot{Q}''." class="tex" src="http://upload.wikimedia.org/math/2/f/8/2f8ac64b11d0a8ffcaf52baa01e7bd54.png" /&gt;&lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span class="mw-headline" id="Perubahan_suhu"&gt;Perubahan suhu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;Jumlah energi panas, &lt;span class="texhtml"&gt;Δ&lt;i&gt;Q&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;, dibutuhkan untuk menggantu suhu suatu material dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suhu" title="Suhu"&gt;suhu&lt;/a&gt; awal, &lt;i&gt;T&lt;/i&gt;&lt;sub&gt;0&lt;/sub&gt;, ke &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suhu" title="Suhu"&gt;suhu&lt;/a&gt; akhir, &lt;i&gt;T&lt;sub&gt;f&lt;/sub&gt;&lt;/i&gt; tergantung dari &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kapasitas_panas&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Kapasitas panas (halaman belum tersedia)"&gt;kapasitas panas&lt;/a&gt; bahan tersebut menurut hubungan:&lt;br /&gt;&lt;dl&gt;&lt;dd&gt;&lt;img alt="\Delta Q = \int_{T_0}^{T_f}C_p\,dT." class="tex" src="http://upload.wikimedia.org/math/0/c/6/0c6948bc00fe21cbcb640f37a2a92849.png" /&gt;&lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt;Kapasitas panas tergantung dari jumlah material yang bertukar panas  dan properti bahan tersebut. Kapasitas panas dapat dipecah menjadi  beberapa cara berbeda. Pertama-tama, dia dapat dipresentasikan sebagai  perkalian dari masa dan &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kapasitas_panas_spesifik&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Kapasitas panas spesifik (halaman belum tersedia)"&gt;kapasitas panas spesifik&lt;/a&gt; (lebih umum disebut panas spesifik:&lt;br /&gt;&lt;dl&gt;&lt;dd&gt;&lt;span class="texhtml"&gt;&lt;i&gt;C&lt;/i&gt;&lt;sub&gt;&lt;i&gt;p&lt;/i&gt;&lt;/sub&gt; = &lt;i&gt;m&lt;/i&gt;&lt;i&gt;c&lt;/i&gt;&lt;sub&gt;&lt;i&gt;s&lt;/i&gt;&lt;/sub&gt;&lt;/span&gt;&lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt;atau jumlah &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mol_%28satuan%29&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Mol (satuan) (halaman belum tersedia)"&gt;mol&lt;/a&gt; dan kapasitas panas molar:&lt;br /&gt;&lt;dl&gt;&lt;dd&gt;&lt;span class="texhtml"&gt;&lt;i&gt;C&lt;/i&gt;&lt;sub&gt;&lt;i&gt;p&lt;/i&gt;&lt;/sub&gt; = &lt;i&gt;n&lt;/i&gt;&lt;i&gt;c&lt;/i&gt;&lt;sub&gt;&lt;i&gt;n&lt;/i&gt;&lt;/sub&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/dd&gt;&lt;/dl&gt;Molar dan kapasitas spesifik panas bergantung dari properti fisik  dari zat yang dipanasi, tidak tergantung dari properti spesifik sampel.  Definisi di atas tentang kapasitas panas hanya bekerja untuk benda &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Padat" title="Padat"&gt;padat&lt;/a&gt; dan &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Cair" title="Cair"&gt;cair&lt;/a&gt;, tetapi untuk &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gas" title="Gas"&gt;gas&lt;/a&gt; mereka tak bekerja pada umumnya.&lt;br /&gt;Kapasitas panas molar dapat "dimodifikasi" bila perubahan suhu terjadi pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Volume" title="Volume"&gt;volume&lt;/a&gt; tetap atau &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tekanan" title="Tekanan"&gt;tekanan&lt;/a&gt; tetap. Bila tidak, menggunakan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hukum_pertama_termodinamika" title="Hukum pertama termodinamika"&gt;hukum pertama termodinamika&lt;/a&gt; dikombinasikan dengan persamaan yang menghubungkan &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Energi_internal" title="Energi internal"&gt;energi internal&lt;/a&gt; gas tersebut terhadap suhunya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2052899096047364458-4753227124705398114?l=mhaikal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mhaikal.blogspot.com/feeds/4753227124705398114/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mhaikal.blogspot.com/2010/10/kalor.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2052899096047364458/posts/default/4753227124705398114'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2052899096047364458/posts/default/4753227124705398114'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mhaikal.blogspot.com/2010/10/kalor.html' title='Kalor'/><author><name>Fahri Muhammad Haikal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03368401102783526049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://3.bp.blogspot.com/-5vW2y47sE20/Tv7BNgFMIKI/AAAAAAAAAEs/NNaXTlVGnUE/s220/Prussia%2B2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2052899096047364458.post-1517774533153420339</id><published>2010-10-18T06:38:00.000-07:00</published><updated>2010-10-18T07:11:09.432-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fahri'/><title type='text'>HTML</title><content type='html'>&lt;div class="layer" style="z-index: 1;"&gt;&lt;div class="inner_layer"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ff6" style="left: 19.81em; top: 7.65em;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;BELAJAR HTML&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ff6" style="left: 8em; top: 13.65em; word-spacing: 0.15em;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;HTML (Hypertext Markup Language)&lt;span class="ff0" style="left: 0.4em; margin-right: 0.4em; word-spacing: 0.07em;"&gt; adalah bahasa program yang digunakan untuk&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="pj ff0" style="left: 7.62em; line-height: 1.83em; top: 14.41em; width: 38.54em; word-spacing: -0.13em;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="nw"&gt;menulis format dokumen yang dapat digunakan dalam Web. Dengan HTML, teks ASCII&lt;/span&gt; &lt;span class="nw"&gt;(file&lt;span class="ff6" style="left: 0.38em; margin-right: 0.38em;"&gt;*.txt&lt;/span&gt;) dapat dipoles (di-&lt;span class="ff5"&gt;mark-up&lt;/span&gt;) dengan kode-kode tertentu yang disebut tag untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="nw"&gt;menjadi dokumen HTML (file&lt;span class="ff6" style="left: 0.56em; margin-right: 0.56em;"&gt;*.htm&lt;/span&gt; atau&lt;span class="ff6" style="left: 0.57em; margin-right: 0.57em;"&gt;*.html&lt;/span&gt;). Oleh karena itu, untuk membuat&lt;/span&gt; &lt;span class="nw"&gt;dokumen HTML, anda bisa menggunakan semua program teks editor biasa, mulai dari&lt;/span&gt; &lt;span class="nw"&gt;Notepad hingga MS Word. Untuk mudahnya, kita gunakan program Notepad. Bukalah&lt;/span&gt; &lt;span class="nw"&gt;program Notepad. Bila anda belum tahu caranya, klik&lt;span class="ff6" style="left: 0.39em; margin-right: 0.39em;"&gt;Start&lt;/span&gt; &amp;gt;&lt;span class="ff6" style="left: 0.39em; margin-right: 0.39em;"&gt;Programs&lt;/span&gt; &amp;gt;&lt;span class="ff6" style="left: 0.39em; margin-right: 0.39em;"&gt;Accessories&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="nw"&gt;lalu&lt;span class="ff6" style="left: 0.28em; margin-right: 0.28em;"&gt;Notepad&lt;/span&gt;. Sekarang ikutilah dengan seksama latihan-latihan berikut satu demi satu.&lt;/span&gt;&lt;span class="jbr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ff6" style="left: 8em; top: 30.33em;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;PENGENALAN KODE HTML&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ff0" style="left: 8.81em; top: 31.9em;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dalam program Notepad anda, tulislah seperti ini:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ff1" style="left: 9.97em; top: 38.97em;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;lt;HTML&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ff1" style="left: 9.97em; top: 40.96em;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;lt;/HTML&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="pj ff0" style="left: 8.81em; line-height: 1.83em; top: 39.91em; width: 37.35em; word-spacing: -0.13em;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="nw"&gt;Masing-masing baris di atas disebut&lt;span class="ff5" style="left: 0.41em; margin-right: 0.4em;"&gt;tag&lt;/span&gt;. Tag adalah kode yang digunakan untuk me-&lt;/span&gt; &lt;span class="nw"&gt;mark-up (memoles) teks ASCII menjadi file HTML. Setiap tag diapit dengan tanda&lt;/span&gt; &lt;span class="nw"&gt;kurung runcing.&lt;span class="ib" style="width: 0.95em;"&gt; &lt;/span&gt;Ada tag pembuka yaitu &amp;lt;HTML&amp;gt; dan ada tag penutup yaitu&lt;/span&gt; &lt;span class="nw"&gt;&amp;lt;/HTML&amp;gt; yang ditandai dengan tanda&lt;span class="ff5" style="left: 0.41em; margin-right: 0.42em;"&gt;slash&lt;/span&gt; (garis miring) di depan awal tulisannya.&lt;/span&gt; &lt;span class="nw"&gt;Tag di atas memberikan faidah bahwa yang akan ditulis diantara kedua tag tersebut&lt;/span&gt; &lt;span class="nw"&gt;adalah isi dari dokumen HTML. Perlu anda ketahui bahwa tag-tag html dapat ditulis&lt;/span&gt; &lt;span class="nw"&gt;dengan huruf besar ataupun huruf kecil. Artinya, penulisan &amp;lt;HTML&amp;gt; atau &amp;lt;html&amp;gt; atau&lt;/span&gt; &lt;span class="nw"&gt;&amp;lt;Html&amp;gt; sama saja hasilnya. Namun perlu selalu diingat bahwa penulisan tag yang salah&lt;/span&gt; &lt;span class="nw"&gt;meskipun hanya satu karakter akan berpengaruh terhadap dokumen HTML anda,&lt;/span&gt; &lt;span class="nw" style="word-spacing: 0em;"&gt;bahkan bisa berakibat dokumen HTML anda tidak bisa ditampilkan dalam browser.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ff0" style="left: 8.81em; top: 59.8em; word-spacing: 0.01em;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;           Isi dari dokumen HTML yang sesungguhnya adalah yang ditulis diantara tag &amp;lt;BODY&amp;gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ff0" style="left: 8.81em; top: 61.63em;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Coba tuliskan: &lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="ff0" style="left: 8.81em; top: 61.63em;"&gt;&amp;lt;HTML&amp;gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ff0" style="left: 8.81em; top: 61.63em;"&gt;&amp;lt;BODY&amp;gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ff0" style="left: 8.81em; top: 61.63em;"&gt;Tulisan ini akan tampak dalam browser.&lt;/div&gt;&lt;div class="ff0" style="left: 8.81em; top: 61.63em;"&gt;&amp;lt;/BODY&amp;gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ff0" style="left: 8.81em; top: 61.63em;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;lt;/HTML&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ff0" style="left: 8.81em; top: 61.63em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="ff0" style="left: 8.81em; top: 16.67em;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Lihatlah hasil karya anda yang pertama!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ff1" style="left: 9.97em; top: 22.12em;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tulisan ini akan tampak dalam browser.         &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ff0" style="left: 8.81em; top: 23.3em; word-spacing: 0.51em;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dalam tag BODY ini bisa kita sisipkan bermacam-macam atribut yang akan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ff0" style="left: 8.81em; top: 25.12em;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;berpengaruh terhadap format atau tampilan halaman web secara keseluruhan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ff0" style="left: 8.81em; top: 28.18em;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tambahkan atribut BGCOLOR dan TEXT ke dalam tag body sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="pl ff1" style="left: 9.97em; line-height: 1.99em; top: 34.36em;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;lt;HTML&amp;gt;&amp;lt;BODY BGCOLOR="yellow" TEXT="red"&amp;gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini akan tampak dalam browser.&amp;lt;/BODY&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;/HTML&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ff0" style="left: 8.81em; top: 42em;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Maka akan tampaklah hasilnya:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ff0" style="color: red; left: 9.01em; top: 45.31em;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tulisan ini akan tampak dalam browser         &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ff0" style="left: 8.81em; top: 48.64em; word-spacing: 0.01em;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Penentuan warna pada HTML bisa dengan nama warna (dalam bahasa Inggris) dan bisa         &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ff0" style="left: 8.81em; top: 50.47em;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;           pula dengan kode warna. Kode warna ditulis dalam format heksa #rrggbb. Contoh :         &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ff0" style="left: 40.16em; top: 55.55em;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;           Black&amp;nbsp; #000000&amp;nbsp; Blue&amp;nbsp; #0000FF&amp;nbsp; Olive&amp;nbsp; #808000&amp;nbsp; White&amp;nbsp; #FFFFFF&amp;nbsp; Fuchsia&amp;nbsp; #FF00FF&amp;nbsp; Green&amp;nbsp; #008000 &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ff0" style="left: 40.16em; top: 59.47em;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Red&amp;nbsp; #FF0000&amp;nbsp; Gray&amp;nbsp; #808080&amp;nbsp; Teal&amp;nbsp; #008080&amp;nbsp; Yellow&amp;nbsp; #FFFF00&amp;nbsp; Silver&amp;nbsp; #C0C0C0&amp;nbsp; Navy&amp;nbsp; #000080&amp;nbsp; Lime&amp;nbsp; #00FF00&amp;nbsp; Maroon&amp;nbsp; #800000&amp;nbsp; Purple&amp;nbsp; #800080&amp;nbsp; Aqua&amp;nbsp; #00FFFF&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;Dengan demikian, kode HTML untuk contoh di atas bisa ditulis sebagai berikut&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ff0" style="left: 8.81em; top: 61.63em;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ff0" style="left: 8.81em; top: 61.63em;"&gt;&lt;div class="pl ff1" style="left: 9.97em; line-height: 1.99em; top: 6.53em;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;           &amp;lt;HTML&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;BODY BGCOLOR="#FFFF00" TEXT="#FF0000"&amp;gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini akan tampak dalam browser.&lt;br /&gt;&amp;lt;/BODY&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;/HTML&amp;gt;&lt;/span&gt;          &lt;/div&gt;&lt;div class="ff0" style="left: 8.81em; top: 17.01em;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sekarang bukalah kembali source code tambahkanlah tag-tag berikut ini:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="pl ff1" style="left: 9.97em; line-height: 1.99em; top: 22em;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;lt;HTML&amp;gt;&amp;lt;HEAD&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;TITLE&amp;gt;&amp;lt;/TITLE&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;/HEAD&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;BODY BGCOLOR="yellow" TEXT="red"&amp;gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini akan tampak dalam browser.&lt;br /&gt;&amp;lt;/BODY&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;/HTML&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ff6" style="left: 8em; top: 38.08em;"&gt;&lt;div class="ff3" style="font-size: 9.42em; left: 8.69em; top: 34.76em;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;C. HEADER ATAU KEPALA TULISAN         &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="pj ff0" style="left: 8.81em; line-height: 1.83em; top: 33.28em; width: 37.35em; word-spacing: -0.13em;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="nw"&gt;Untuk menuliskan judul bab atau sub bab. Ada enam tingkatan header mulai dari H1&lt;/span&gt; &lt;span class="nw"&gt;hingga H6. H1 adalah header yang paling besar dan H6 adalah header yang paling&lt;/span&gt; &lt;span class="nw" style="word-spacing: 0em;"&gt;kecil. Coba tulis dalam Notepad anda sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="pl ff1" style="left: 10.04em; line-height: 1.99em; top: 44.57em;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;           &amp;lt;HTML&amp;gt;&amp;lt;BODY&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;H1&amp;gt;Header level 1&amp;lt;/H1&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;H2&amp;gt;Header level 2&amp;lt;/H2&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;H3&amp;gt;Header level 3&amp;lt;/H3&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;H4&amp;gt;Header level 4&amp;lt;/H4&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;H5&amp;gt;Header level 5&amp;lt;/H5&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;H6&amp;gt;Header level 6&amp;lt;/H6&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;HTML&amp;gt;&amp;lt;BODY&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Simpanlah dalam format file HTML kemudian buka dalam browser. Hasilnya akan&lt;/div&gt;tampak sebagai berikut&lt;/div&gt;&lt;div class="ff6" style="left: 8em; top: 38.08em;"&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;Header level 1&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ff6" style="left: 8em; top: 38.08em;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Header level 2&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ff6" style="left: 8em; top: 38.08em;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Header level 3&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ff6" style="left: 8em; top: 38.08em;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Header level 4&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ff6" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; left: 8em; top: 38.08em;"&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;Header level 5&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ff6" style="left: 8em; top: 38.08em;"&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;Header level 6&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ff6" style="left: 8em; top: 38.08em;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ff6" style="left: 8em; top: 38.08em;"&gt;BARIS DAN PARAGRAF                  &lt;br /&gt;&lt;div class="ff0" style="font-size: 10.74em; left: 8.81em; top: 23.89em;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Cobalah membuat tulisan berikut pada Notepad:&lt;/span&gt;         &lt;/div&gt;&lt;div class="layer scale_hack" style="z-index: 54;"&gt;&lt;div class="middle_layer"&gt;&lt;div class="inner_layer" style="font-size: 0.1em;"&gt;&lt;div class="pl ff1" style="font-size: 9.71em; left: 9.97em; line-height: 1.99em; top: 29.6em;"&gt;&amp;lt;HTML&amp;gt;&amp;lt;BODY&amp;gt;&lt;br /&gt;Baris pertama&lt;br /&gt;Baris kedua&lt;br /&gt;Baris ketiga&lt;br /&gt;&amp;lt;HTML&amp;gt;&amp;lt;BODY&amp;gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ff0" style="font-size: 10.74em; left: 8.81em; top: 37.7em; word-spacing: 0.03em;"&gt;Simpanlah sebagai file HTML kemudian bukalah dalam browser. Bagaimana hasilnya?         &lt;/div&gt;&lt;div class="ff0" style="font-size: 10.74em; left: 8.81em; top: 39.52em;"&gt;Ternyata hasilnya hanya seperti ini:         &lt;/div&gt;&lt;div class="ff0" style="font-size: 10.74em; left: 9.01em; top: 42.84em;"&gt;Baris pertama Baris kedua Baris ketiga.         &lt;/div&gt;&lt;div class="pl ff1" style="font-size: 9.71em; left: 9.97em; line-height: 1.99em; top: 60.32em;"&gt;&lt;span class="nw"&gt;Kesimpulannya, penekanan tombol&lt;span class="ff6" style="font-size: 0.95em; left: 0.52em; margin-right: 0.52em;"&gt;Enter&lt;/span&gt; tidak menghasilkan baris dalam tampilan&lt;/span&gt; &lt;span class="nw"&gt;browser. Demikianlah sifat penulisan dokumen HTML. Lantas, bagaimana caranya&lt;/span&gt; &lt;span class="nw"&gt;membuat baris? Gunakanlah tag &amp;lt;BR&amp;gt;. Tag ini tidak mempunyai tag penutup. Bukalah&lt;/span&gt; &lt;span class="nw" style="word-spacing: 0em;"&gt;source kode file HTML tadi lalu edit seperti berikut:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="pl ff1" style="font-size: 9.71em; left: 9.97em; line-height: 1.99em; top: 60.32em;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;lt;HTML&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="pl ff1" style="font-size: 9.71em; left: 9.97em; line-height: 1.99em; top: 60.32em;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;lt;BODY&amp;gt;&lt;br /&gt;Baris pertama&lt;br /&gt;&amp;lt;BR&amp;gt;Baris kedua&lt;br /&gt;&amp;lt;BR&amp;gt;Baris ketiga&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="pl ff1" style="font-size: 9.71em; left: 9.97em; line-height: 1.99em; top: 60.32em;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;lt;/HTML&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="pl ff1" style="font-size: 9.71em; left: 9.97em; line-height: 1.99em; top: 60.32em;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;lt;/BODY&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="pl ff1" style="font-size: 9.71em; left: 9.97em; line-height: 1.99em; top: 60.32em;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Simpan kemudian lihat hasilnya dengan me-&lt;span class="ff5"&gt;refresh&lt;/span&gt; pada browser. Hasilnya &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;kurang&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; lebih akan seperti ini:&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="pl ff0" style="font-size: 10.74em; left: 9.01em; line-height: 1.83em; top: 5.77em;"&gt;Baris pertama&lt;br /&gt;Baris kedua&lt;br /&gt;Baris ketiga&lt;/div&gt;&lt;div class="pj ff0" style="font-size: 10.74em; left: 8.81em; line-height: 1.83em; top: 12.75em; width: 37.35em; word-spacing: -0.13em;"&gt;&lt;span class="nw"&gt;Membuat baris kalimat, gampang kan ? Tag &amp;lt;BR&amp;gt; tersebut dapat pula digunakan untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="nw"&gt;membuat baris kosong, artinya baris yang tidak mempunyai kalimat apa-apa. Editlah&lt;/span&gt; &lt;span class="nw" style="word-spacing: 0em;"&gt;sekali lagi&lt;span class="ff5" style="font-size: 0.94em; left: 0.28em; margin-right: 0.28em; word-spacing: -0.14em;"&gt; source code&lt;span class="ff6" style="font-size: 1.01em; left: 0.28em; margin-right: 0.28em;"&gt;latih4.htm&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; menjadi seperti ini:&lt;/span&gt;          &lt;/div&gt;&lt;div class="pl ff1" style="font-size: 9.71em; left: 9.97em; line-height: 1.99em; top: 21.77em;"&gt;&amp;lt;HTML&amp;gt;&amp;lt;BODY&amp;gt;&lt;br /&gt;Baris pertama&amp;lt;BR&amp;gt;&amp;lt;BR&amp;gt;Baris kedua kosong, dan ini baris&lt;br /&gt;ketiga&amp;lt;BR&amp;gt;&amp;lt;BR&amp;gt;&amp;lt;BR&amp;gt;Baris keempat dan kelima kosong, dan ini&lt;br /&gt;baris keenam&lt;br /&gt;&amp;lt;/BODY&amp;gt;&amp;lt;/HTML&amp;gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ff0" style="font-size: 10.74em; left: 8.81em; top: 30.63em;"&gt;Simpan lalu&lt;span class="ff5" style="font-size: 0.94em; left: 0.28em; margin-right: 0.28em;"&gt;refresh&lt;/span&gt; sekali lagi maka hasilnya akan seperti ini:         &lt;/div&gt;&lt;div class="ff0" style="font-size: 10.74em; left: 9.01em; top: 33.94em;"&gt;Baris pertama         &lt;/div&gt;&lt;div class="ff0" style="font-size: 10.74em; left: 9.01em; top: 35.77em;"&gt;Baris kedua kosong, dan ini baris ketiga         &lt;/div&gt;&lt;div class="ff0" style="font-size: 10.74em; left: 9.01em; top: 39.42em;"&gt;Baris keempat dan kelima kosong, dan ini baris keenam         &lt;/div&gt;&lt;div class="pj ff0" style="font-size: 10.74em; left: 8.81em; line-height: 1.83em; top: 42.33em; width: 37.36em; word-spacing: -0.13em;"&gt;&lt;span class="nw"&gt;Di sini kita lihat bahwa tag &amp;lt;BR&amp;gt; yang ditulis dua kali akan menghasilkan dua baris,&lt;/span&gt; &lt;span class="nw"&gt;demikian seterusnya. Setelah pandai membuat baris, sekarang kita akan belajar&lt;/span&gt; &lt;span class="nw" style="word-spacing: 0em;"&gt;membuat paragraf. Perhatikanlah contoh tulisan di bawah ini:&lt;/span&gt;          &lt;/div&gt;&lt;div class="pl ff1" style="font-size: 9.71em; left: 9.97em; line-height: 1.99em; top: 54.52em;"&gt;&amp;lt;HTML&amp;gt;&amp;lt;BODY&amp;gt;&lt;br /&gt;Paragraf pertama &amp;lt;P&amp;gt;Paragraf kedua &amp;lt;P&amp;gt;Paragraf ketiga&lt;br /&gt;&amp;lt;/BODY&amp;gt;&amp;lt;/HTML&amp;gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ff0" style="font-size: 10.74em; left: 8.81em; top: 56.62em;"&gt;Bila dilihat dalam browser, hasilnya akan seperti ini:         &lt;/div&gt;&lt;div class="ff0" style="font-size: 10.74em; left: 9.01em; top: 59.94em;"&gt;Paragraf pertama         &lt;/div&gt;&lt;div class="ff0" style="font-size: 10.74em; left: 9.01em; top: 63em;"&gt;Paragraf kedua         &lt;/div&gt;&lt;div class="pl ff1" style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: 9.71em; left: 9.97em; line-height: 1.99em; top: 60.32em;"&gt;Paragraf ketiga&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2052899096047364458-1517774533153420339?l=mhaikal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mhaikal.blogspot.com/feeds/1517774533153420339/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mhaikal.blogspot.com/2010/10/html.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2052899096047364458/posts/default/1517774533153420339'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2052899096047364458/posts/default/1517774533153420339'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mhaikal.blogspot.com/2010/10/html.html' title='HTML'/><author><name>Fahri Muhammad Haikal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03368401102783526049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://3.bp.blogspot.com/-5vW2y47sE20/Tv7BNgFMIKI/AAAAAAAAAEs/NNaXTlVGnUE/s220/Prussia%2B2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2052899096047364458.post-4567281129637155919</id><published>2010-10-18T03:17:00.000-07:00</published><updated>2010-10-18T03:20:30.687-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Haikal'/><title type='text'>JavaScript</title><content type='html'>&lt;b&gt;JavaScript&lt;/b&gt; adalah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa" title="Bahasa"&gt;bahasa&lt;/a&gt; skrip yang populer di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Internet" title="Internet"&gt;internet&lt;/a&gt; dan dapat bekerja di sebagian besar &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Penjelajah_web" title="Penjelajah web"&gt;penjelajah web&lt;/a&gt; populer seperti &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Internet_Explorer" title="Internet Explorer"&gt;Internet Explorer&lt;/a&gt; (IE), &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mozilla_Firefox" title="Mozilla Firefox"&gt;Mozilla Firefox&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Netscape_Navigator" title="Netscape Navigator"&gt;Netscape&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Opera" title="Opera"&gt;Opera&lt;/a&gt;. &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kode" title="Kode"&gt;Kode&lt;/a&gt; JavaScript dapat disisipkan dalam &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Halaman" title="Halaman"&gt;halaman&lt;/a&gt; &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Web" title="Web"&gt;web&lt;/a&gt; menggunakan &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tag" title="Tag"&gt;tag&lt;/a&gt; SCRIPT.&lt;br /&gt;&lt;h2&gt;&lt;span class="mw-headline" id="Sejarah"&gt;Sejarah&lt;/span&gt;&lt;hr color="#000000" font="" size="4" /&gt;&lt;/h2&gt;JavaScript pertama kali dikembangkan oleh &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Brendan_Eich&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Brendan Eich (halaman belum tersedia)"&gt;Brendan Eich&lt;/a&gt; dari Netscape dibawah nama &lt;i&gt;Mocha&lt;/i&gt;, yang nantinya namanya diganti menjadi &lt;i&gt;LiveScript, dan akhirnya menjadi JavaScript.&lt;/i&gt;&lt;sup class="reference" id="cite_ref-computerworld_4-0"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/JavaScript#cite_note-computerworld-4"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Navigator&lt;/i&gt; sebelumnya telah mendukung Java untuk lebih bisa dimanfaatkan para &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Programmer" title="Programmer"&gt;programmer&lt;/a&gt; yang non-Java. Maka dikembangkanlah bahasa pemrograman bernama &lt;i&gt;LiveScript&lt;/i&gt; untuk mengakomodasi hal tersebut.  Bahasa pemrograman inilah yang akhirnya berkembang dan diberi nama  JavaScript, walaupun tidak ada hubungan bahasa antara Java dengan  JavaScript.&lt;br /&gt;JavaScript bisa digunakan untuk banyak tujuan, misalnya untuk membuat efek &lt;i&gt;rollover&lt;/i&gt; baik di gambar maupun teks, dan yang penting juga adalah untuk membuat &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/AJAX" title="AJAX"&gt;AJAX&lt;/a&gt;. JavaScript adalah bahasa yang digunakan untuk AJAX.&lt;br /&gt;&lt;h2&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span class="mw-headline" id="Penulisan_JavaScript"&gt;Penulisan JavaScript&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline" id="Penulisan_JavaScript"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;span class="mw-headline" id="Penulisan_JavaScript"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;hr color="#000000" font="" size="4" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kode" title="Kode"&gt;Kode&lt;/a&gt; JavaScript biasanya dituliskan dalam bentuk &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Fungsi" title="Fungsi"&gt;fungsi&lt;/a&gt; yang ditaruh di tag &amp;lt;head&amp;gt; yang dibuka dengan &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tag" title="Tag"&gt;tag&lt;/a&gt; &lt;code&gt;&amp;lt;script type="teks/javascript"&amp;gt;&lt;/code&gt;.&lt;br /&gt;&lt;div class="mw-geshi" dir="ltr" style="text-align: left;"&gt;&lt;div class="html4strict source-html4strict" style="font-family: monospace;"&gt;&lt;pre class="de1"&gt;&lt;span class="sc2"&gt;&amp;lt;&lt;span class="kw2"&gt;script&lt;/span&gt; &lt;span class="kw3"&gt;type&lt;/span&gt;&lt;span class="sy0"&gt;=&lt;/span&gt;&lt;span class="st0"&gt;"teks/javascript"&lt;/span&gt;&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; alert("Halo Dunia!");&lt;br /&gt;&lt;span class="sc2"&gt;&amp;lt;&lt;span class="kw2"&gt;script&lt;/span&gt;&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;Kode JavaScript juga bisa diletakkan di &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/File" title="File"&gt;file&lt;/a&gt; tersendiri yang berekstensi .js (singkatan dari JavaScript). Untuk memanggil kode JavaScript yang terdapat di file sendiri, di  bagian awal &amp;lt;head&amp;gt; harus ditentukan dahulu nama file .js yang  dimaksud menggunakan contoh kode seperti berikut:&lt;br /&gt;&lt;div class="mw-geshi" dir="ltr" style="text-align: left;"&gt;&lt;div class="html4strict source-html4strict" style="font-family: monospace;"&gt;&lt;pre class="de1"&gt;&lt;span class="sc2"&gt;&amp;lt;&lt;span class="kw2"&gt;script&lt;/span&gt; &lt;span class="kw3"&gt;type&lt;/span&gt;&lt;span class="sy0"&gt;=&lt;/span&gt;&lt;span class="st0"&gt;"teks/javascript"&lt;/span&gt; &lt;span class="kw3"&gt;src&lt;/span&gt;&lt;span class="sy0"&gt;=&lt;/span&gt;&lt;span class="st0"&gt;"alamat.js"&lt;/span&gt;&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="sc2"&gt;&amp;lt;&lt;span class="sy0"&gt;/&lt;/span&gt;&lt;span class="kw2"&gt;script&lt;/span&gt;&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline" id="Script_pada_bagian_head"&gt;Script pada bagian head&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Script" title="Script"&gt;Script&lt;/a&gt; ini akan dieksekusi ketika dipanggil (biasanya berbentuk &lt;i&gt;function&lt;/i&gt;) atau dipanggil berdasarkan &lt;i&gt;trigger&lt;/i&gt; pada &lt;i&gt;event&lt;/i&gt; tertentu. Peletakkan script di head akan menjamin skript di-load terlebih dahulu sebelum digunakan (dipanggil).&lt;br /&gt;&lt;div class="mw-geshi" dir="ltr" style="text-align: left;"&gt;&lt;div class="html4strict source-html4strict" style="font-family: monospace;"&gt;&lt;pre class="de1"&gt;&lt;span class="sc2"&gt;&amp;lt;&lt;span class="kw2"&gt;html&lt;/span&gt;&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="sc2"&gt;&amp;lt;&lt;span class="kw2"&gt;head&lt;/span&gt;&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="sc2"&gt;&amp;lt;&lt;span class="kw2"&gt;script&lt;/span&gt; &lt;span class="kw3"&gt;type&lt;/span&gt;&lt;span class="sy0"&gt;=&lt;/span&gt;&lt;span class="st0"&gt;"teks/javascript"&lt;/span&gt;&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;...&lt;br /&gt;&lt;span class="sc2"&gt;&amp;lt;&lt;span class="sy0"&gt;/&lt;/span&gt;&lt;span class="kw2"&gt;script&lt;/span&gt;&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="sc2"&gt;&amp;lt;&lt;span class="sy0"&gt;/&lt;/span&gt;&lt;span class="kw2"&gt;head&lt;/span&gt;&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="sc2"&gt;&amp;lt;&lt;span class="sy0"&gt;/&lt;/span&gt;&lt;span class="kw2"&gt;html&lt;/span&gt;&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline" id="Script_pada_Body"&gt;Script pada Body&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;Script ini dieksekusi ketika halaman di-load sampai di bagian &amp;lt;body&amp;gt;. Ketika menempatkan script pada bagian &amp;lt;body&amp;gt; berarti antara isi dan JavaScript dijadikan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Satu" title="Satu"&gt;satu&lt;/a&gt; bagian.&lt;br /&gt;&lt;div class="mw-geshi" dir="ltr" style="text-align: left;"&gt;&lt;div class="html4strict source-html4strict" style="font-family: monospace;"&gt;&lt;pre class="de1"&gt;&lt;span class="sc2"&gt;&amp;lt;&lt;span class="kw2"&gt;html&lt;/span&gt;&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="sc2"&gt;&amp;lt;&lt;span class="kw2"&gt;head&lt;/span&gt;&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="sc2"&gt;&amp;lt;&lt;span class="sy0"&gt;/&lt;/span&gt;&lt;span class="kw2"&gt;head&lt;/span&gt;&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="sc2"&gt;&amp;lt;&lt;span class="kw2"&gt;body&lt;/span&gt;&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="sc2"&gt;&amp;lt;&lt;span class="kw2"&gt;script&lt;/span&gt; &lt;span class="kw3"&gt;type&lt;/span&gt;&lt;span class="sy0"&gt;=&lt;/span&gt;&lt;span class="st0"&gt;"teks/javascript"&lt;/span&gt;&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;...&lt;br /&gt;&lt;span class="sc2"&gt;&amp;lt;&lt;span class="sy0"&gt;/&lt;/span&gt;&lt;span class="kw2"&gt;script&lt;/span&gt;&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="sc2"&gt;&amp;lt;&lt;span class="sy0"&gt;/&lt;/span&gt;&lt;span class="kw2"&gt;body&lt;/span&gt;&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="sc2"&gt;&amp;lt;&lt;span class="sy0"&gt;/&lt;/span&gt;&lt;span class="kw2"&gt;html&lt;/span&gt;&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;Jumlah JavaScript di &amp;lt;head&amp;gt; dan &amp;lt;body&amp;gt; yang ditempatkan pada dokumen tidak terbatas.&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline" id="External_JavaScript"&gt;External JavaScript&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;Terkadang ada yang menginginkan menjalankan JavaScript yang sama  dalam beberapa kali pada halaman yang berbeda, tetapi tidak mau  disibukkan jika harus &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Menulis" title="Menulis"&gt;menulis&lt;/a&gt; ulang script yang diinginkan di setiap halaman. Maka JavaScript dapat ditulis di file secara eksternal. Jadi, antara dokumen &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/HTML" title="HTML"&gt;HTML&lt;/a&gt; dan JavaScript dipisahkan, kemudian berkas tersebut dipanggil dari dokument HTML. Berkas JavaScript tersebut disimpan dengan ekstensi .js.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;JavaScript&amp;nbsp;: js/xxx.js&lt;/b&gt; &lt;code&gt;document.write("pesan ini tampil ketika halaman diload");&lt;/code&gt;&lt;br /&gt;Untuk menggunakan eksternal JavaScript (.js) dipakai atribut "src" pada tag &amp;lt;script&amp;gt; pada halaman HTML-nya.&lt;br /&gt;&lt;div class="mw-geshi" dir="ltr" style="text-align: left;"&gt;&lt;div class="html4strict source-html4strict" style="font-family: monospace;"&gt;&lt;pre class="de1"&gt;&lt;span class="sc2"&gt;&amp;lt;&lt;span class="kw2"&gt;html&lt;/span&gt;&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="sc2"&gt;&amp;lt;&lt;span class="kw2"&gt;head&lt;/span&gt;&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="sc2"&gt;&amp;lt;&lt;span class="sy0"&gt;/&lt;/span&gt;&lt;span class="kw2"&gt;head&lt;/span&gt;&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="sc2"&gt;&amp;lt;&lt;span class="kw2"&gt;body&lt;/span&gt;&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="sc2"&gt;&amp;lt;&lt;span class="kw2"&gt;script&lt;/span&gt; &lt;span class="kw3"&gt;src&lt;/span&gt;&lt;span class="sy0"&gt;=&lt;/span&gt;&lt;span class="st0"&gt;"xxx.js"&lt;/span&gt;&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="sc2"&gt;&amp;lt;&lt;span class="sy0"&gt;/&lt;/span&gt;&lt;span class="kw2"&gt;script&lt;/span&gt;&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="sc2"&gt;&amp;lt;&lt;span class="kw2"&gt;p&lt;/span&gt;&amp;gt;&lt;/span&gt;Script di atas berada di berkas "xx.js" (eksternal) &lt;span class="sc2"&gt;&amp;lt;&lt;span class="sy0"&gt;/&lt;/span&gt;&lt;span class="kw2"&gt;p&lt;/span&gt;&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="sc2"&gt;&amp;lt;&lt;span class="sy0"&gt;/&lt;/span&gt;&lt;span class="kw2"&gt;body&lt;/span&gt;&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="sc2"&gt;&amp;lt;&lt;span class="sy0"&gt;/&lt;/span&gt;&lt;span class="kw2"&gt;html&lt;/span&gt;&amp;gt;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;/pre&gt;&lt;pre class="de1"&gt;&amp;nbsp;&lt;/pre&gt;&lt;pre class="de1"&gt;Sumber: &lt;i&gt;&lt;b&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/JavaScript &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2052899096047364458-4567281129637155919?l=mhaikal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mhaikal.blogspot.com/feeds/4567281129637155919/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mhaikal.blogspot.com/2010/10/javascript.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2052899096047364458/posts/default/4567281129637155919'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2052899096047364458/posts/default/4567281129637155919'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mhaikal.blogspot.com/2010/10/javascript.html' title='JavaScript'/><author><name>Fahri Muhammad Haikal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03368401102783526049</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://3.bp.blogspot.com/-5vW2y47sE20/Tv7BNgFMIKI/AAAAAAAAAEs/NNaXTlVGnUE/s220/Prussia%2B2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
